- tvOnenews.com/Cepi Kurnia
KDM Sebut Pendapatan Jabar Melesat 3 Kali Lipat Efek Diskon 10 Persen PKB Lebaran, Gaspol untuk Bangun Jalan
Subang, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM menyampaikan kabar terbaru. Pendapatan daerah di Jabar melesat hingga tiga kali lipat selama libur Lebaran 2026.
KDM mengatakan bahwa, lonjakan pendapatan daerah tersebut lebih tinggi ketimbang pendapatan di Jabar pada periode libur Lebaran tahun lalu.
KDM menyebut peningkatan pendapatan itu efek kebijakan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. Banyak masyarakat memanfaatkan program diskon 10 persen pajak kendaraan bermotor (PKB).
"Saya sampaikan pendapatannya tiga kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu," ungkap KDM dalam keterangan melalui Instagram pribadinya, Rabu (25/3/2026).
KDM Bahagia Warga Jabar Antusias Ikut Diskon 10 Persen PKB
- Taufik Hidayat/tvOnenews.com
Lebih lanjut, mantan Bupati Purwakarta ini menyampaikan apresiasinya terhadap warga Jabar. Di tengah libur Lebaran 2026, masih banyak yang tetap membayar pajak kendaraan.
Dengan adanya antusias dari masyarakat, pendapatan pajak untuk Jabar menunjukkan tren positif selama momen libur Lebaran 2026.
Meski begitu, antusias tersebut muncul karena dipicu oleh gebrakan dari Pemprov Jabar. Pemerintah tetap membuka layanan pembayaran pajak dengan dibalut kebijakan diskon sebesar 10 persen.
"Kami sampaikan terima kasih kepada warga yang selama libur Lebaran memanfaatkan fasilitas diskon 10 persen," ucap dia.
Menurutnya, kebijakan tersebut mampu menarik kesadaran masyarakat menjalani kewajiban pembayaran pajak kendaraan meski berada di suasana libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Melalui setoran pembayaran pajak, kata KDM, bentuk dukungan masyarakat terhadap pemerintah mengoptimalkan pembangunan di Jabar, terutama pada bagian infrastruktur jalan.
"Ini karena kecintaan masyarakat Jawa Barat terhadap pembangunan di Jawa Barat," tambahnya.
Dedi Mulyadi Ungkap Pemprov Jabar bakal Bangun Jalan dari Pendapatan Diskon PKB
- Istimewa
Ia menyampaikan, dari pendapatan pajak tersebut, pemerintah sudah mulai menggunakan anggaran demi melancarkan pembangunan infrastuktur jalan di Jabar.
"Mulai minggu depan, kami akan gaspol lagi untuk terus membangun jalan-jalan di seluruh Provinsi Jawa Barat berdasarkan kemampuan keuangan yang dimiliki," terangnya.