news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Warga Tanah Tinggi Bertahan Hidup dari Sampah, Tinggal Berdampingan dengan Rel Kereta.
Sumber :
  • tvOnenews/Julio

Prabowo Berencana Bangun Rumah Bagi Warga yang Tinggal di Bantaran Rel, Begini Kata Pramono

Permukiman kumuh di Jakarta telah menjadi persoalan sejak lama. Oleh karena itu, Gubernur Pramono Anung mendukung langkah pemerintah pusat yang ingin menyiapkan rumah layak bagi warga.
Jumat, 27 Maret 2026 - 22:07 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk menyiapkan rumah layak bagi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api di Jakarta.

Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan siap mendukung langkah pemerintah pusat terkait hal itu.

“Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan support sepenuhnya apa yang dilakukan oleh pemerintah pusat untuk penanganan perumahan yang ada di sepanjang rel kereta api,” kata Pramono di kawasan Tosari, Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026).

Dia menjelaskan permukiman kumuh di kawasan Jakarta telah menjadi persoalan sejak lama. Menurut Pramono, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga sudah mulai mengatasi persoalan tersebut.

“Memang itu menjadi problem dari waktu ke waktu. Yang sebenarnya bagi pemerintah Jakarta itu juga sudah mulai ditangani, termasuk masyarakat yang mohon maaf tinggal di TPU,” tuturnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Halte Transjakarta Tosari, Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Dia menyebut warga yang tinggal di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) juga telah dipindahkan ke rumah susun milik Pemprov DKI.

“Dan sekarang ini relatif dengan cara itu, pertama di TPU lebih rapi, yang kedua mereka mau untuk kita pindahkan ke rumah-rumah susun yang ada,” jelas Pramono.

Untuk enam bulan pertama, Pemprov DKI menggratiskan mereka tinggal di rumah susun. Namun, bulan selanjutnya mereka harus membayar biaya sewa.

“Sehingga kembali pada pertanyaan di awal tadi, Pemerintah DKI Jakarta akan bekerja sama sepenuhnya dengan pemerintah pusat untuk penanganan itu,” pungkas Pramono. (saa/rpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:43
01:51
03:52
00:58
02:11
02:23

Viral