news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung.
Sumber :
  • Youtube setpres

Momen Hangat di Blue House, Prabowo Disambut Pelukan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung

Presiden Lee telah menunggu di depan pintu utama saat kendaraan yang membawa Prabowo tiba sekitar pukul 10.30 waktu setempat.
Rabu, 1 April 2026 - 10:37 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan dibuka dengan simbol diplomasi yang kuat. Disambut langsung oleh Presiden Lee Jae Myung di halaman Blue House, kedua pemimpin menunjukkan keakraban yang mencerminkan eratnya hubungan bilateral kedua negara.

Presiden Lee telah menunggu di depan pintu utama saat kendaraan yang membawa Prabowo tiba sekitar pukul 10.30 waktu setempat.

Momen penyambutan berlangsung hangat—keduanya berjabat tangan dan saling berpelukan sebelum berjalan bersama menuju upacara resmi kenegaraan.

Prosesi dilanjutkan dengan pengumandangan lagu kebangsaan Korea Selatan, disusul lagu Indonesia Raya. Kedua kepala negara kemudian melakukan inspeksi pasukan kehormatan militer Korea Selatan sebagai bagian dari tradisi diplomatik tingkat tinggi.

Dalam sesi perkenalan delegasi, Presiden Lee memperkenalkan jajaran menterinya, yang kemudian dibalas oleh Presiden Prabowo dengan memperkenalkan sejumlah tokoh kunci kabinet Indonesia.

Di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Turut hadir dalam rombongan, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar RI untuk Korea Selatan Cecep Herawan.

Usai prosesi penyambutan, kedua pemimpin bersama delegasi kembali memasuki Blue House untuk melanjutkan agenda pertemuan bilateral.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Indonesia dan Korea Selatan untuk memperdalam kemitraan strategis di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, investasi, hingga teknologi.

Pemerintah berharap, pertemuan ini tidak hanya memperkuat hubungan diplomatik, tetapi juga membuka peluang kerja sama baru yang saling menguntungkan di tengah dinamika global yang terus berubah. (agr)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:40
01:53
05:11
08:13
08:38
02:28

Viral