- Satgas PRR
731 Praja IPDN Diterjunkan, Tito Targetkan 42 Titik Lumpur Aceh Tamiang Bersih dalam Sebulan
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menginstruksikan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk bekerja maksimal membersihkan lumpur yang masih menutupi permukiman warga di Aceh Tamiang.
Arahan tersebut disampaikan saat Tito memimpin apel pembukaan Praktik Kerja Lapangan gelombang ketiga Praja Pratama IPDN di Istana Benua Raja, Sabtu (4/4/2026).
Sebanyak 731 praja IPDN yang diterjunkan pada gelombang ketiga difokuskan pada pembersihan lumpur di rumah warga, saluran drainase, dan jalan desa.
Kegiatan ini menjadi bagian dari percepatan pemulihan lingkungan pascabencana. Tito menegaskan, para praja harus sigap menangani sisa lumpur, melanjutkan pekerjaan yang telah dilakukan pada gelombang pertama dan kedua.
"Target utamanya adalah menyelesaikan persoalan yang masih terkena lumpur ada yang sudah mengeras, termasuk situs sejarah (Istana Benua Raja) ini kemudian juga ada rumah masyarakat drainase dan lain-lain karena memang di Aceh Tamiang ini adalah salah satu dampak terberat terutama karena endapan lumpur banjirnya bisa 4 sampai 5 meter," kata Tito.
Pada gelombang pertama, praja IPDN menghadapi kondisi paling berat karena berada di fase awal tanggap darurat. Mereka saat itu memprioritaskan pembersihan kawasan perkantoran pemerintahan yang lumpuh akibat bencana.
Sementara pada gelombang kedua, fokus kegiatan bergeser ke lingkungan permukiman warga serta fasilitas umum dan sosial.
Untuk gelombang ketiga, praja ditargetkan membersihkan 42 titik selama satu bulan. Rinciannya meliputi 10 rumah, 22 drainase, 7 ruas jalan, serta 3 fasilitas sosial dan umum. Jika target tersebut tercapai lebih cepat, praja akan dialihkan ke lokasi lain yang masih terdampak lumpur.
"Kalau lebih cepat mereka akan digeser ke tempat lainnya yang memerlukan bantuan," kata Tito.
Dalam arahannya, Tito juga mengingatkan praja agar menjaga nama baik institusi serta memanfaatkan penugasan ini sebagai sarana pembelajaran praktik pemerintahan di lapangan.
Kunjungan Tito ke Aceh Tamiang merupakan bagian dari rangkaian penerjunan praja IPDN gelombang ketiga sekaligus untuk meninjau langsung perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan itu antara lain Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA, Rektor IPDN Halilul Khairi, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, serta Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi bersama jajaran Forkopimda setempat. (rpi)