- Instagram @dedimulyadi71
Tertangkap Basah Dedi Mulyadi, KDM Bakal Tindak Petugas Samsat yang Ketahuan Palak Rp700 Ribu Warga Mau Bayar Pajak
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merespons konten viral soal diduga petugas samsat melakukan pungutan liar (pungli) Rp700 ribu terhadap warga yang akan membayar pajak.
Aksi diduga pungli itu mulanya diunggah akun TikTok Deni Priaone. Meski tak disebutkan detail lokasinya, namun diyakini terjadi di daerah Jawa Barat.
Diketahui, pembuat video berencana untuk membayar pajak kendaraan bermotor (PKB). Akan tetapi upayanya itu dipersulit oleh petugas di lapangan.
- TikTok/@denipriaone
Terlihat aparat yang terekam di dalam video adalah seorang pria mengenakan pakaian berwarna biru, serta seorang polisi.
Pembuat video itu diminta membayar Rp700 ribu untuk menembak KTP karena kendaraan yang ia urus atas nama orang lain.
Merasa dipersulit, warga itu pun mengontenkan semua kejadian yang ia alami di kantor samsat. Ia juga mengeluhkan kepada Dedi Mulyadi kenapa begitu sulit untuk membayar pajak.
Ternyata video tersebut dilihat oleh Dedi Mulyadi yang kemudian membagikan ulang di akun Instagram-nya.
KDM, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa sudah pasti kejadian yang merugikan masyarakat seperti pungli akan ditindaklanjuti.
"Saya mengucapkan terima kasih atas pengaduannya, dan segera kami tindak lanjuti pengaduan tersebut untuk dilakukan langkah-langkah penanganan yang cepat dan tepat," kata Dedi, dikutip Minggu (5/4/2026).
Melalui unggahan di akun Instagram-nya, sang gubernur mengungkapkan kekecewaannya. Ia menegaskan bahwa hal yang mempersulit masyarakat membayar pajak tidak boleh terjadi.
"Membayar pajak tidak boleh dipersulit, tidak boleh ada tambahan-tambahan yang memperberat, karena tugas pemerintah adalah memudahkan orang membayar pajak," tegas dia.
Mantan Bupati Purwakarta itu juga mengatakan bahwa pembayaran pajak harus mudah karena uang dari masyarakat akan dialokasikan untuk pembangunan.
- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
Diketahui, beberapa jalanan di Jawa Barat masih memiliki masalah yakni jalan berlubang serta daerah yang belum memiliki jalan aspal.
Dedi juga kerap mendapatkan laporan soal jalanan rusak di Jawa Barat. Ia bahkan sempat menyinggung fakta ini saat berpidato Idulfitri 1447 Hijriah lalu.