- Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOnenews - Julio Trisaputra
Lahan PT. KAI Dikuasai Ormas Hercules GRIB Jaya, Maruarar Sirait Pasang Badan: Negara Tidak Boleh Kalah
tvOnenews.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait sempat beradu argumen dengan Hercules atau Rosario de Marshal tentang kepemilikan lahan di kawasan Tanah Abang.
Peristiwa ini viral di media sosial setelah Maruarar Sirait membagikan video kegiatan dinasnya di akun Instagram miliknya.
Pada video unggahan tersebut, Maruarar meninjau lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) di kawasan Tanah Abang pada Minggu (5/4/2026).
Maruarar atau akrab disapa Ara didampingi oleh sejumlah jajaran petinggi mulai dari Dirut PT KAI Bobby Rasyidin hingga Kepala BP BUMN Dony Oskaria membahas percepatan penyediaan hunian bagi rakyat.
Namun, Bobby menyampaikan bahwa kendala yang dihadapi saat ini bahwa lahan yang diklaim milik negara itu kini dikuasai oleh organisasi kemasyarakatan (ormas) secara ilegal.
“Saya mau tanya Pak Dirut, jadi kendalanya apa kalau ini punya negara? Punya kekuatan hukum tetap, problemnya apalagi, Pak?” tanya Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait pada unggahan Instagram miliknya.
“Adalah ormas ini menempati pada saat ini secara ilegal,” jawab Bobby Rasyidin.
- Instagram/@maruararsirait
Mendengar pernyataan Dirut PT. KAI, Ara bersikap tegas dengan mempertanyakan kembali legalitas kepemilikan lahan.
Kemudian, Ara menjelaskan bahwa legalitas tanah tersebut telah terjamin memiliki hukum tetap. Sehingga dirinya harus berhadapan dengan ormas yang menguasai lahan tersebut.
Rupanya ormas tersebut yaitu GRIB Jaya yang dipimpin oleh Rosario de Marshal atau akrab disapa Hercules.
“Ini saya menganggap bahwa ini hukumnya sudah beres, terjamin ya? Ini berarti bicara keberanian kan, bicara ketegasan kan?” ujar Maruarar.
“Kasih sama yang berani saja, masa kalah sama yang beginian,” sambungnya.
Maruarar pasang badan untuk menghadapi Hercules demi memperjuangkan tanah aset negara itu.
Dalam konferensi pers sebelum meninjau lokasi lahan di Tanah Abang, Maruarar Sirait mengatakan ada tiga lokasi yang dikunjungi.
“Ada lahan kereta api yang sudah berkekuatan hukum tetap tapi dikuasai oleh pihak ketiga di Tanah Abang. Ada tiga lokasi, habis ini kita mau lihat kesana,” kata Menteri Ara.