- Tangkapan Layar YouTube Pemkab Subang
Dedi Mulyadi Sindir Cara Berpikir Normatif Pemprov Jabar dalam 40 Tahun Terakhir: Regulasinya Itu-itu saja
“Silahkan dicek. Perjalanan pemerintah 40 tahun kebelakang Provinsi Jawa Barat regulasi pemerintahnya itu-itu saja,” tuturnya.
Menurutnya, hal ini disebabkan karena tidak adanya pembangunan yang visioner dalam jangka waktu yang panjang untuk terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, sehingga akan terus tertinggal.
Lantas, ia memberitahukan cara mengatasinya.
“Caranya perubahan mental, perubahan filosofi, ideologi kebangsaan, ideologi ke-Jawa Baratan itu menjadi satu kesatuan,” kata Gubernur Jawa Barat itu.
“Sehingga ketika saya sangat mencintai Siliwangi, ketika saya sangat mencintai Padjadjaran, mencintai Sunda sebagai dialektika ideologi yang saya miliki dan sering kali orang mengkafirkan itu. Sesungguhnya ini adalah jalan terang menuju sebuah kemajuan,” sambungnya menjelaskan.
KDM menyinggung soal Suku Sunda yang terikat pada leluhurnya yang disebut karuhun, namun disalah artikan sebagai mistisisme.
Padahal, di negara lain karuhun itu melahirkan konstitusi sehingga di masa depan negaranya tetap terjaga.
Pemikiran tersebut harus diperbaiki dengan menjaga dan merawat Tanah Air mulai dari menjaga kebersihan dan keteraturan.
Maka pemerintah harus melakukan tindakan atau aksi secara cepat dan tidak bisa terlalu lama didiskusikan.
(kmr)