- Ahmad Yudiansyah/tvOne
Anak Mutilasi Ibu Kandung di Lahat Akibat Tak Diberi Uang untuk Judi Slot
Lahat, tvOnenews.com - Gerak cepat Tim Jagal Bandit Satreskrim Polres Lahat akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan disertai mutilasi di Desa Karang Dalam Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat Sumatera Selatan.
Pelaku yang merupakan anak kandung korban berinisial AF berhasil diringkus kurang dari 24 jam setelah polisi mendapatkan laporan temuan jasad korban yang terbungkus dalam tiga karung yang terkubur di pekarangan kebun milik korban.
Kejadian bermula dari informasi warga tentang aktivitas mencurigakan penggalian tanah di kebun milik korban, yang disebut-sebut dilakukan atas permintaan AF.
Penggalian tanah tersebut seiring dengan hilangnya kabar dari korban kepada pihak keluarga sejak 1 minggu hingga jenazah korban ditemukan.
Saat lokasi digali ulang oleh warga bersama perangkat desa, ditemukan tiga karung plastik berisi potongan tubuh manusia yang diduga kuat merupakan bagian tubuh korban.
Pelaku yang mencoba menguburkan jejak keji kejahatannya bersama jasad sang ibu, sempat melarikan diri untuk menghindari kejaran aparat kepolisian.
Namun, pelarian tersebut tak berselang lama, pelaku berhasil diringkus dengan membuka fakta yang mencengangkan semua pihak.
Dari hasil pemeriksaan awal, motif yang terungkap bukan soal dendam lama atau konflik keluarga klasik. Ini soal candu.
Pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa ibunya sendiri karena terjerat judi online jenis slot—sebuah kebiasaan yang awalnya dianggap hiburan, namun perlahan berubah menjadi jerat yang menghancurkan.
Tekanan ekonomi, kekalahan beruntun, dan ketergantungan yang tak terkendali disebut menjadi pemicu.
Dalam kondisi terdesak, akal sehat runtuh—dan yang menjadi korban adalah orang yang paling dekat, yakni ibunya sendiri.
Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto, melalui jajaran humas memastikan pelaku telah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim.
“Pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman,” ungkap Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto melalui Kasubsi Penmas Polres Lahat, Aiptu Lispono, Rabu (8/4/2026).
Kasus ini kini menjadi perhatian serius aparat kepolisian, tidak hanya dari sisi kriminalitas, tetapi juga sebagai dampak sosial dari maraknya praktik judi online yang semakin meresahkan.
Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Lahat untuk dilakukan autopsi, sementara penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya faktor lain serta melengkapi berkas perkara.
Polres Lahat mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi, sembari menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang. (ayh/muu)