news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Sumber :
  • dok.Seskab

Bahlil Pastikan Cadangan LPG Indonesia Aman di Atas 10 Hari: Dapat Pasokan dari AS dan Australia

Bahlil menekankan bahwa Indonesia tidak bergantung pada jalur Selat Hormuz untuk pasokan LPG.
Kamis, 9 April 2026 - 08:11 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga meski ketegangan global meningkat akibat penutupan jalur strategis Selat Hormuz. Pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) Indonesia dipastikan aman, ditopang oleh diversifikasi sumber impor dari berbagai negara.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan, bahwa fase kritis terkait pasokan LPG telah berhasil dilewati. Saat ini, cadangan nasional berada dalam kondisi yang relatif aman.

“Alhamdulillah sekarang cadangan kita untuk LPG kapasitasnya sudah di atas 10 hari,” ujar Bahlil usai menghadiri Rapat Kerja Pemerintah di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (9/4/2026).

Tak hanya itu, pemerintah juga memastikan tambahan suplai akan segera memperkuat stok dalam negeri. Sejumlah kapal pengangkut LPG disebut tengah dalam proses menuju Indonesia.

“Sebentar lagi kapal kita masuk,” lanjutnya.

Dalam paparannya, Bahlil menekankan bahwa Indonesia tidak bergantung pada jalur Selat Hormuz untuk pasokan LPG. Hal ini menjadi kunci stabilitas di tengah gejolak geopolitik kawasan Timur Tengah.

“Kita sudah ambil dari Australia, dari Amerika dan beberapa negara lain,” kata Bahlil.

Langkah diversifikasi ini juga diterapkan pada pasokan minyak mentah (crude oil). Meski sebelumnya sebagian impor berasal dari kawasan Timur Tengah, pemerintah kini telah mengalihkan sumber pasokan ke berbagai negara alternatif.

“Total yang kita ambil dari Selat Hormuz untuk crude sekitar 20–25 persen. Dan kita sudah mampu mendapatkan penggantinya dari beberapa negara seperti Angola, Afrika, Nigeria, Amerika dan beberapa negara lain,” Bahlil menjelaskan.

Dengan strategi tersebut, pemerintah optimistis ketahanan energi nasional tidak akan terganggu oleh dinamika global yang tengah berlangsung.

“Jadi kita Insyaallah sudah clear lah,” tutupnya. (agr)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

10:52
04:13
03:03
04:38
02:19
01:27

Viral