news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Sumber :
  • Istimewa

Bahlil Pastikan Indonesia Aman dari Krisis BBM: Allah Memang Sayang Betul sama Bangsa Kita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan bahwa Indonesia aman dari krisis BBM di tengah perang Iran Vs Israel-Amerika Serikat (AS).
Kamis, 9 April 2026 - 12:23 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan bahwa Indonesia aman dari krisis bahan bakar minyak (BBM) di tengah perang Iran Vs Israel-Amerika Serikat (AS).

Ketua Umum Partai Golkar itu menjelaskan bahwa produksi solar sepenuhnya dilakukan di dalam negeri, sehingga tidak lagi impor.

“Kalau solar itu kita enggak impor lagi. Jadi itu kita sudah ada di dalam negeri. Total pemakaian solar kita itu kurang lebih sekitar 40 juta kiloliter. Jadi semuanya sudah industri kita sudah dalam negeri dengan B40,” kata Bahlil dikutip Kamis (9/4/2026).

Mulai 1 Juli 2026 Indonesia akan menerapkan kebijakan Biodiesel 50 (B50) sebagai langkah efisiensi energi di tengah perang Israel-Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

Kebijakan B50 adalah pencampuran bahan bakar jenis biodiesel sebanyak 50 persen dengan solar.

Menurut Bahlil, kebijakan itu dapat membuat cadangan solar surplus pada tahun ini.

“2026 bulan Juli kita terapkan B50. Kalau ini kita lakukan kita mampu surplus kurang lebih sekitar 4 juta kiloliter. Jadi kita pertama surplus solar nanti tahun ini,” tutur Bahlil.

Terkait cadangan bensin mulai dari RON 90 sampai RON 97, Bahlil menyebut produksi bensin dalam negeri mampu mendorong setengah dari total konsumsi nasional.

“Kita itu konsumsi bensin kita RON 90, 92, 95, 98 itu 39 juta sekian. Dari 39 juta sekian itu, produksi dalam negeri kita, kilang kita bisa kita dorong menjadi 14,3 juta, selebihnya itu kita impor,” jelasnya.

Bahlil menambahkan pada Januari 2026 pemerintah telah mendorong percepatan peresmian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Kalimantan Timur.

Dia menjelaskan proyek tersebut bertujuan untuk meningkatkan produksi BBM nasional.

Menurutnya, peresmian RDMP di Kalimantan Timur mampu menambah produksi 5,6 juta kiloliter bensin, 4,5 juta kiloliter solar, dan 60.000 LPG. 

“Nah alhamdulillah ini Allah memang sayang betul sama Indonesia ini, bangsa kita ini,” pungkas Bahlil. (saa/nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral