news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Ajukan 150 Ribu Peserta Magang 2026, Menaker Tunggu Anggaran

Kementerian Ketenagakerjaan RI mengusulkan lonjakan besar program magang nasional pada 2026. Target peserta diajukan mencapai 150 ribu orang.
Kamis, 9 April 2026 - 17:52 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Ketenagakerjaan RI mengusulkan lonjakan besar program magang nasional pada 2026. 

Target peserta diajukan mencapai 150 ribu orang. Namun, realisasinya masih bergantung pada kepastian anggaran pemerintah.

Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, menyebut usulan tersebut didorong oleh tingginya minat peserta dan respons positif dari dunia usaha. Meski evaluasi program masih berjalan.

"Bapak dan Ibu yang kami hormati, jadi berdasarkan evaluasi yang memang belum kami lakukan secara komprehensif tapi masih bersifat ya on going sebenarnya, kita lihat antusiasme yang luar biasa dari peserta kemudian apresiasi dari perusahaan, kami sudah mengusulkan program magang 2026, kami mengusulkan jumlahnya naik menjadi 150.000 orang," ujar Yassierli dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2026). 

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa rencana tersebut belum final. Pemerintah masih menunggu keputusan terkait ketersediaan anggaran sebelum program bisa dijalankan.

"Tapi Ibu pimpinan ini baru usulan ya, ya surat sudah kami sampaikan kepada Pak Presiden dan kami masih menunggu ketersediaan anggaran dan semoga ini juga dengan dukungan dari apa, dari Kementerian Keuangan, dari Kemenko nanti program ini bisa kita laksanakan," katanya menjelaskan.

Yassierli berharap program magang tetap bisa berlanjut untuk menjawab ekspektasi para peserta.

"Sehingga harapan dari tadi para peserta magang bahwa program magang ini bisa berlanjut di tahun ini memang bisa terwujud," tandas Yassierli. (rpi/iwh)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral