- Antara
Gempa Susulan Maluku Utara Mulai Mereda, BMKG: Ribuan Gempa Susulan Masih Terjadi, Warga Diminta Waspada
Risiko Gempa Susulan: Longsor dan Bangunan Runtuh
Plt Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, mengingatkan bahwa gempa susulan berpotensi memicu risiko lanjutan.
Beberapa risiko yang perlu diwaspadai akibat gempa susulan antara lain:
-
Runtuhnya bangunan yang sudah retak
-
Longsor di wilayah perbukitan
-
Pergerakan tanah dan likuefaksi
Karena itu, masyarakat diminta menghindari bangunan rusak dan area rawan longsor selama gempa susulan masih berlangsung.
Edukasi dan Mitigasi Jadi Prioritas
BMKG juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait gempa susulan.
Selain melakukan pemantauan gempa susulan, BMKG aktif melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami langkah mitigasi yang tepat.
Edukasi ini penting untuk mencegah kepanikan berlebihan akibat gempa susulan yang terus terjadi.
Waspada Gempa Susulan, Jangan Terpancing Hoaks
Di tengah situasi gempa susulan, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya.
Informasi resmi terkait gempa susulan hanya disampaikan melalui kanal resmi BMKG, seperti aplikasi dan media sosial terverifikasi.
Dengan kondisi gempa susulan yang masih berlangsung, kewaspadaan menjadi kunci utama.
Gempa Susulan Masih Berlangsung, Warga Diminta Siaga
Meski tren gempa susulan menunjukkan penurunan, bukan berarti kondisi sudah sepenuhnya aman.
Gempa susulan masih bisa terjadi hingga beberapa waktu ke depan dengan intensitas yang tidak menentu.
Karena itu, masyarakat diimbau tetap siaga, mengikuti arahan resmi, dan memahami langkah evakuasi yang benar selama periode gempa susulan berlangsung. (nsp)