news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi: Fenomena hujan es..
Sumber :
  • Antara

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Jumat, 10 April 2026 - 03:25 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4) siang. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menekankan bahwa kejadian tersebut merupakan fenomena alam yang lumrah.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno, menjelaskan bahwa turunnya butiran es dari langit ini berkaitan erat dengan masa transisi atau pancaroba. 

"Kondisi ini terjadi pada masa peralihan musim, seperti saat ini," ungkapnya di Malang.

Merujuk pada data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Prayitno memaparkan bahwa fenomena ini sering terjadi dalam sistem cuaca tropis, terutama saat kondisi atmosfer sedang tidak stabil. 

Di Indonesia, hujan es biasanya bersifat singkat, yakni sekitar 5 hingga 15 menit, dengan ukuran es yang bervariasi dari kecil hingga sedang.

Sebelum hujan es turun, biasanya terdapat tanda-tanda alam yang bisa dirasakan, seperti penurunan suhu udara yang drastis menjadi lebih dingin. 

Selain itu, fenomena ini umumnya datang bersamaan dengan hujan lebat, kilat, serta angin kencang.

Prayitno berharap masyarakat dapat menyikapi peristiwa ini secara logis karena penyebabnya dapat dibuktikan secara ilmiah.

"Pemahaman yang baik mengenai mekanismenya penting agar masyarakat tidak salah menafsirkan fenomena ini sebagai kejadian ekstrem yang tidak dapat dijelaskan secara ilmiah," ujar Prayitno.

Kendati merupakan hal yang wajar, BPBD tetap mewanti-wanti warga agar selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem lainnya yang mungkin muncul secara tiba-tiba.

Salah satu saksi mata, Pratama, seorang warga yang tinggal di kawasan Jalan Sulfat, Kecamatan Blimbing, menceritakan pengalamannya saat hujan es terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. 

Awalnya, ia mengaku terkejut mendengar suara bising di atap dan halaman rumahnya.

"Sempat kaget, panik, karena ada bunyi benda jatuh, mirip kerikil yang jatuh. Terus saya lihat keluar, ternyata es," kata Pratama.

Menurut pengamatannya, butiran es tersebut jatuh dalam waktu yang relatif singkat sebelum kembali berubah menjadi hujan air biasa. 

"Kira-kira lima menitan saja, setelah itu hujan biasa," ujarnya. (ant/dpi)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral