news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala Pos Komando Wilayah (Kaposwil) Aceh Satgas PRR, Safrizal ZA.
Sumber :
  • Istimewa

Patahkan Narasi Menyerah, Pemerintah Beberkan Penghasilan Penanganan Lumpur Usai Banjir di Aceh

Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) memastikan langkah pemerintah untuk penanganan lumpur pasca banjir di Aceh.
Sabtu, 11 April 2026 - 21:23 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) memastikan langkah pemerintah untuk penanganan lumpur pasca banjir di Aceh.

Langkah tersebut sekaligus mematahkan narasi di media sosial terkait kabar pemerintah terkesan tak mampu menangani permaslahan lumpur.

Kepala Pos Komando Wilayah (Kaposwil) Aceh Satgas PRR, Safrizal ZA mengatakan pemerintah saat ini tengah berproses pembersihan secara intensif di lapangan.

Safrizal menjelaskan kembali maksud pernyataannya mengenai istilah "berat" yang sempat disalahartikan oleh sejumlah pihak. Menurutnya, istilah tersebut adalah refleksi dari kerja keras tim di lapangan, bukan sebuah pengakuan ketidaksanggupan atau keputusasaan.

“Kami perlu tegaskan, bagi kami berat itu bermakna kita harus kerja keras dan tidak pernah menyerah. Semua ini tidak bisa dilakukan secara instan. Jadi semangatnya adalah semangat positif untuk menuntaskan tanggung jawab, bukan bermakna menyerah. Berat itu adalah realita medan yang sedang kami taklukkan bersama,” ujar Safrizal ZA kepada awak media, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

Safrizal memaparkan data operasi pihaknya terkait penanganan lumpur di wilayah Aceh.

Tercatat, sebanyak 480 lokasi telah berhasil dibersihkan sepenuhnya dari total 519 lokasi.

Sementara itu, sisa 39 lokasi lainnya saat ini dalam status sedang terus dikerjakan. 

Di sisi lain, Safrizal juga memaparkan keberlanjutan program Cash for Work (Padat Karya) Tahap II yang melibatkan partisipasi langsung masyarakat terdampak. 

Menurutnya di Pidie Jaya, Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua program ini sedang berjalan aktif dengan melibatkan total 392 peserta.

“Kekuatan di Pidie Jaya terdiri dari 300 warga lokal, 80 personel Satpol PP dan BPBD, serta didampingi 12 personel TNI/Polri. Pelaksanaan gelombang pertama sudah berjalan pada 6-8 April, dan akan dilanjutkan kembali pada 14-17 April mendatang. Ini adalah bukti bahwa pemerintah dan masyarakat bahu-membahu di lapangan,” jelasnya.

Menutup klarifikasinya, Safriza meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh potongan informasi yang tidak utuh di media sosial. 

Ia memastikan bahwa seluruh infrastruktur vital dan jalan nasional (Tahap I) sudah tuntas 100 persen sejak Januari lalu, dan kini Satgas fokus menuntaskan pembersihan lingkungan pemukiman.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral