- Instagram/dedimulyadi71
Viral Jalan Berlumpur Makan Korban di Cianjur, Dedi Mulyadi Langsung Minta Pemkab Bertindak
tvOnenews.com - Kondisi jalan berlumpur di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kembali menjadi sorotan setelah dilaporkan menyebabkan sejumlah pengendara terpeleset hingga terjatuh.
Peristiwa ini ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu kekhawatiran masyarakat terkait keselamatan pengguna jalan.
Jalan yang sebelumnya dicor tersebut diduga tertutup lumpur akibat aktivitas pengerjaan di sekitar lokasi.
Akibatnya, permukaan jalan menjadi licin dan berbahaya, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas.
Salah satu video diunggah oleh akun Facebook Visit Cianjur, di mana terlihat langsung terdapat pengendara kehilangan kendali hingga terjatuh.
- Antara
Menanggapi laporan tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bergerak cepat.
Melalui pernyataan di media sosial pribadinya, ia mengapresiasi laporan dari masyarakat sekaligus memastikan bahwa tindak lanjut telah dilakukan.
“Terima kasih ya informasinya, saya sudah menyampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur, dan melalui Wakil Bupati Cianjur, hari ini sudah mendapat laporan yakni jalan sudah kembali dibersihkan,” ujar Dedi, dilansir dari Instagram @dedimulyadi71, Minggu (12/4/2026).
Ia menegaskan bahwa kebersihan dan keamanan jalan harus menjadi prioritas utama, terutama ketika terdapat aktivitas proyek di sekitar area publik.
Menurutnya, pekerjaan yang berpotensi menimbulkan gangguan, seperti galian tanah, harus dilakukan sesuai standar agar tidak membahayakan masyarakat.
- Instagram/dedimulyadi71
Gubernur yang akrab disapa KDM itu juga meminta agar kegiatan pengerjaan di lokasi tersebut dihentikan sementara apabila tidak memenuhi prosedur yang semestinya.
Hal ini penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa yang bisa merugikan pengguna jalan.
“Dan saya minta apabila di situ ada pengerjaan lapangan atau sejenisnya, mohon dihentikan dulu kalau tidak sesuai dengan standar bagaimana melakukan kegiatan penggalian dan kemudian menimbulkan keluhan pengelolaan galian yang salah,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa setiap aktivitas pembangunan harus mempertimbangkan aspek keselamatan, tidak hanya bagi pelaksana proyek, tetapi juga masyarakat luas.
Jalan umum, kata dia, merupakan fasilitas publik yang harus dijaga bersama agar tetap aman dan nyaman digunakan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak, baik pemerintah daerah maupun pelaksana proyek, untuk lebih memperhatikan dampak pekerjaan terhadap lingkungan sekitar.
Pengawasan yang ketat serta kepatuhan terhadap standar operasional dinilai menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa.
- dok.kolase tvOnenews.com / YouTube dedi Mulyadi channel
Di akhir pernyataannya, Dedi Mulyadi berharap insiden jalan berlumpur yang menyebabkan kecelakaan ini tidak kembali terjadi di masa mendatang.
“Saya ucapkan terima kasih, dan saya minta peristiwa ini tidak terulang. Setiap orang melakukan kegiatan harus mempertimbangkan keselamatan, bukan hanya dirinya sendiri,” pungkasnya.
Dengan penanganan cepat yang dilakukan, kondisi jalan kini dilaporkan telah kembali normal.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk berhati-hati saat berkendara, terutama di area yang berpotensi licin atau sedang dalam proses pengerjaan. (gwn)