- istimewa
Preman Tanah Abang yang Palak Sopir Bajaj Rp100 Ribu Tiap Hari Diringkus Polisi
Jakarta, tvOnenews.com - Oknum preman Tanah Abang yang diduga palak sopir Bajaj akhirnya diringkus polisi.
Sebelumnya, kasus pemalakan sopir bajaj oleh preman Tanah Abang ini viral di media sosial. Sopir bajaj dipalak preman Rp100 ribu setiap hari.
Salah satunya diposting akun Instagram @jakarta.terkini. Dalam postingannya, disertakan video detik-detik sopir bajaj itu dipalak.
Sang sopir mengaku, jika tidak mau memberikan uang, dirinya bakal diteriaki preman sebagai maling.
- Istimewa
Sang sopir bajaj juga mengatakan kaca bajajnya yang retak akibat ditonjok preman.
Sopir bajaj juga mengungkap dirinya bukannya tidak berani melawan, namun dia terpaksa membayar karena mencari nafkah di daerah tersebut.
"Sopir bajaj menjadi sasaran dugaan pemalakan dengan modus uang setoran," demikian dikutip dari akun tersebut, Senin (13/4/2026).
Sementara itu, terkait hal ini polisi pun angkat bicara. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk aksi premanisme di wilayah hukumnya.
“Pelaku sudah kami amankan. Kami pastikan setiap tindakan yang meresahkan masyarakat, sekecil apa pun, akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” kata Reynold.
Pelaku yang beraksi di kawasan Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat itu, diketahui berinisial DP (27).
Adapun kejadian dalam video viral terjadi pada Minggu, 12 April 2021, sekitar pukul 16.00 WIB. Dalam kejadian itu, korban mengalami kerugian berupa uang tunai sebesar Rp2.000.
Menindaklanjuti video yang beredar luas di media sosial, Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mencari informasi terkait pelaku.
Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dan mengamankannya di rumah kontrakannya.
Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Metro Tanah Abang untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa pelaku negatif dari penggunaan narkoba berdasarkan tes urine.
Reynold juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap tindakan yang meresahkan melalui layanan 110.
“Masyarakat jangan ragu melapor agar dapat segera kami tindak lanjuti,” ujarnya. (Foe Peace Simbolon)