news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

Trik KDM untuk Gen Z yang Ingin Menikah Segera Punya Rumah

Pasangan generasi muda di Jawa Barat didorong mengutamakan kepemilikan hunian dibandingkan pengeluaran besar untuk seremoni pernikahan.
Selasa, 14 April 2026 - 06:13 WIB
Reporter:
Editor :

Bandung, tvOnenews.com-Pasangan generasi muda di Jawa Barat didorong mengutamakan kepemilikan hunian dibandingkan pengeluaran besar untuk seremoni pernikahan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengatakan pemenuhan kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang layak menjadi fondasi penting dalam membangun stabilitas ekonomi rumah tangga jangka panjang.

“Daripada habis untuk pesta yang hanya semalam, lebih baik digunakan untuk memiliki rumah. Menjadi raja semalam di pelaminan tidak sebanding dengan kepastian memiliki tempat tinggal,” katanya di Bandung, Senin.

Ia menilai fenomena pasangan muda yang mengalokasikan biaya besar untuk pesta pernikahan kerap menimbulkan beban finansial dan mendorong praktik “bank emok” yang berpotensi memicu tekanan ekonomi dan psikologis setelah pernikahan.

Pada kesempatan tersebut, Pemprov Jawa Barat terus mendorong kebijakan yang berpihak pada penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya generasi muda, guna memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di daerah.

Dirinya juga menyebut perlu adanya perubahan orientasi dalam memulai kehidupan rumah tangga, yakni dengan mengalihkan dana pernikahan untuk kebutuhan yang lebih produktif seperti uang muka perumahan.

“Untuk urusan perumahan, saya mengajak Gen Z yang mau menikah agar tidak perlu menggelar pesta besar atau seserahan dengan dana pinjaman, apalagi dari ‘bank emok’," jelasnya.

Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak ragu melaksanakan akad nikah secara sederhana, termasuk di Kantor Urusan Agama (KUA), sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi keluarga baru.

"Lebih baik akad sederhana di KUA, lalu langsung menempati rumah sendiri meski masih mencicil,” tambahnya.

Menurut Dedi, kepemilikan aset properti sejak dini, meskipun melalui skema cicilan yang terukur, akan membantu menciptakan stabilitas finansial yang lebih baik di masa depan.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam gaya hidup konsumtif yang mengedepankan gengsi, seperti penggunaan pengawalan atau dekorasi berlebihan jika dibiayai dari utang.

"Ketahanan keluarga dimulai dari fondasi ekonomi yang sehat dan rumah yang layak,” tutupnya.(ant)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:04
08:56
05:38
05:22
01:07
01:04

Viral