News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KDM Dikritik 2 Menteri soal Sayembara Tangkap Begal di Jabar, Dedi Mulyadi: Imbalan Sesuai Ketentuan

Gubernur Jawa Barat (Gubernur Jabar) Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM dikritik dua Menteri terkait kebijakannya mengadakan sayembara tangkap begal di Jabar.
Senin, 27 Juli 2026 - 15:46 WIB
Kang Dedi Mulyadi (KDM) Tindak Tegas Kriminalitas di Jalan
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /Gemini AI/Jabarprov

Jabar, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Gubernur Jabar) Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM dikritik dua Menteri terkait kebijakannya mengadakan sayembara tangkap begal di Jabar.

Padahal, program yang diumumkan di Bandung pada pekan lalu itu bertujuan memotivasi warga menjaga keamanan melalui ronda, mencegah aksi main hakim sendiri, serta memberikan insentif berupa hadiah Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi warga yang membantu menangkap pelaku kejahatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak diumumkan sayembara itu, sejumlah warga Bandung mulai melakukan patroli dan sweeping di sejumlah wilayah sebagai bentuk partisipasi menjaga keamanan lingkungan.

Akan tetapi, kebijakan KDM tersebut juga menuai kritik dari sejumlah pejabat pemerintah.

Satu di antaranya, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra serta Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai sama-sama menilai kebijakan tersebut berpotensi memicu aksi main hakim sendiri.

Yusril menyarankan agar sayembara tersebut dibatalkan karena dikhawatirkan mendorong masyarakat bertindak di luar koridor hukum.

Menurutnya, iming-iming hadiah berpotensi membuat sebagian orang membawa senjata atau memburu orang yang dicurigai sebagai begal sehingga berisiko terjadi salah sasaran terhadap warga yang tidak bersalah.

Ia menegaskan penangkapan pelaku tindak pidana merupakan kewenangan aparat kepolisian.

Masyarakat tetap dapat membantu dengan melapor atau membantu mengamankan pelaku saat terjadi tindak kejahatan, namun tidak boleh melakukan penganiayaan ataupun tindakan main hakim sendiri.

Yusril juga mengingatkan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah dalam setiap proses penegakan hukum.

Senada dengan itu, Menteri HAM, Natalius Pigai menilai sayembara tersebut berpotensi memicu meningkatnya praktik vigilantisme atau aksi main hakim sendiri.

Pernyataan tersebut disampaikan Pigai saat menanggapi kasus seorang pria di Kabupaten Buleleng, Bali, yang meninggal dunia setelah diduga dikeroyok massa karena dituduh mencuri ayam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Pigai, pejabat negara seharusnya tidak mengeluarkan kebijakan yang berpotensi mendorong masyarakat mengabaikan proses hukum.

Bahkan ia menegaskan lembaga penegak dan pengawas HAM harus tetap mengawasi setiap kebijakan yang dinilai bertentangan dengan prinsip kemanusiaan dan supremasi hukum.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketua DPRD Kota Bengkulu Diduga Terima Aliran Uang Dugaan Suap Proyek

Ketua DPRD Kota Bengkulu Diduga Terima Aliran Uang Dugaan Suap Proyek

Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu, Bambang Hermanto (BH) diperiksa KPK terkait dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
Kenapa Filosofi Pepatah Rusia 'Odin v pole ne voin' Sama dengan Gotong Royong? Begini Penjelasan Prabowo

Kenapa Filosofi Pepatah Rusia 'Odin v pole ne voin' Sama dengan Gotong Royong? Begini Penjelasan Prabowo

Presiden RI Prabowo Subianto melihat filosofi pepatah kuno Rusia berbunyi 'Odin v pole ne voin' dinilai sama dengan kata "gotong royong" dalam Bahasa Indonesia.
Semakin Tak Terkendali, Karhutla di Kawah Ijen Merambat ke Pos 4 Jalur Pendakian

Semakin Tak Terkendali, Karhutla di Kawah Ijen Merambat ke Pos 4 Jalur Pendakian

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur semakin meluas.
Konter Pulsa di Jakarta Selatan Edarkan Obat Keras Ilegal

Konter Pulsa di Jakarta Selatan Edarkan Obat Keras Ilegal

Polres Metro Jakarta Selatan membongkar peredaran obat keras ilegal dengan modus berkamuflase menjadi konter pulsa ataupun warung kelontong.
Baznas Jakarta Siapkan 10.000 Porsi Makanan Bagi Korban Terdampak Gempa Bumi NTT

Baznas Jakarta Siapkan 10.000 Porsi Makanan Bagi Korban Terdampak Gempa Bumi NTT

Baznas Bazis DKI Jakarta terus menyalurkan bantuan terhadap warga terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara TImur (NTT).
Peringati Hari Pelanggan Nasional 2026, Jasa Raharja Ajak Masyarakat Perkuat Kesadaran Keselamatan Transportasi

Peringati Hari Pelanggan Nasional 2026, Jasa Raharja Ajak Masyarakat Perkuat Kesadaran Keselamatan Transportasi

Kegiatan bertajuk 'Jasfren Peduli: Melayani Sepenuh Hati, Bersama Menjaga Keselamatan untuk Negeri' berlangsung di Jakarta dalam upaya memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026.

Trending

Penampakan Aset Mewah Milik Eks Pimpinan BGN Terkait Dugaan Mega Korupsi MBG

Penampakan Aset Mewah Milik Eks Pimpinan BGN Terkait Dugaan Mega Korupsi MBG

Dugaan mega korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret eks pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) terus didalami pihak Kejagung.
Konter Pulsa di Jakarta Selatan Edarkan Obat Keras Ilegal

Konter Pulsa di Jakarta Selatan Edarkan Obat Keras Ilegal

Polres Metro Jakarta Selatan membongkar peredaran obat keras ilegal dengan modus berkamuflase menjadi konter pulsa ataupun warung kelontong.
Liga Voli Korea Resmi Disponsori oleh Pemilik Pink Spiders, V-League Siap Buat Gebrakan

Liga Voli Korea Resmi Disponsori oleh Pemilik Pink Spiders, V-League Siap Buat Gebrakan

Penandatanganan kontrak berlangsung di Kantor KOVO, Mapo-gu, Seoul, pada Jumat (4/9/2026). Acara tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal KOVO Eom Jae-yong dan CEO Heungkuk Life Insurance Kim Hyeong-pyo bersama sejumlah pejabat terkait.
Sempat Padam, Kawasan Gunung Batak Kembali Dilanda Karhutla

Sempat Padam, Kawasan Gunung Batak Kembali Dilanda Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan Gunung Batak, Jawa Timur pada Jumat (4/9/2026).
Baznas Jakarta Siapkan 10.000 Porsi Makanan Bagi Korban Terdampak Gempa Bumi NTT

Baznas Jakarta Siapkan 10.000 Porsi Makanan Bagi Korban Terdampak Gempa Bumi NTT

Baznas Bazis DKI Jakarta terus menyalurkan bantuan terhadap warga terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara TImur (NTT).
Semakin Tak Terkendali, Karhutla di Kawah Ijen Merambat ke Pos 4 Jalur Pendakian

Semakin Tak Terkendali, Karhutla di Kawah Ijen Merambat ke Pos 4 Jalur Pendakian

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur semakin meluas.
Kenapa Filosofi Pepatah Rusia 'Odin v pole ne voin' Sama dengan Gotong Royong? Begini Penjelasan Prabowo

Kenapa Filosofi Pepatah Rusia 'Odin v pole ne voin' Sama dengan Gotong Royong? Begini Penjelasan Prabowo

Presiden RI Prabowo Subianto melihat filosofi pepatah kuno Rusia berbunyi 'Odin v pole ne voin' dinilai sama dengan kata "gotong royong" dalam Bahasa Indonesia.
Selengkapnya

Viral