- Istimewa
UI Investigasi Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa Fakultas Hukum, Pastikan Bebas dari Intervensi
Jakarta, tvOnenews.com - Universitas Indonesia (UI) akan investigasi dugaan pelecehan seksual di grup chat sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum (FH).
Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional Erwin Agustian Panigoro mengatakan proses penanganan tengah berlangsung melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) UI.
Satgas tersebut, sambung dia, melakukan pendekatan yang berperspektif korban (victim-centered), menjunjung tinggi asas keadilan, kerahasiaan dan prinsip kehati-hatian.
"UI menegaskan bahwa setiap bentuk kekerasan seksual merupakan pelanggaran serius terhadap nilai-nilai dasar universitas, kode etik civitas akademika serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Erwin menyebut proses penanganan kasus dugaan pelecehan seksual yang tengah berlangsung ini mencakup verifikasi laporan, pemanggilan para pihak, pengumpulan bukti serta koordinasi dengan unit terkait di tingkat fakultas dan universitas.
Di sisi lain, pihak fakultas juga telah melakukan langkah-langkah awal berupa penelusuran internal dan pemanggilan terhadap mahasiswa yang diduga terlibat.
Selain itu, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Nomor: 007/SK/BPMFHUI/IV/2026, Badan Perwakilan Mahasiswa FH UI telah menjatuhkan sanksi organisasi berupa pencabutan status keanggotaan aktif terhadap sejumlah mahasiswa.
Jika dalam proses investigasi terbukti terjadi pelanggaran, kata dia, maka universitas akan menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku termasuk sanksi akademik hingga DO.
Tidak menutup kemungkinan juga pihak kampus akan berkoordinasi lebih lanjut dengan aparat penegak hukum jika ditemukan unsur pidana.
Erwin memastikan seluruh proses penanganan dilaksanakan secara profesional, independen dan bebas dari intervensi maupun konflik kepentingan.
Dia juga memastikan perkembangan penanganan kasus ini akan disampaikan secara berkala dan transparan sesuai proses yang berjalan. (ant/nsi)