- Syifa Aulia
Antisipasi El Nino dan Cuaca Ekstrem, Pramono Anung Perintahkan Perapian Pohon di Jakarta
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mengambil langkah antisipatif menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dipicu fenomena El Nino. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menginstruksikan jajaran dinas terkait untuk merapikan pohon-pohon di sejumlah titik rawan di ibu kota.
Kebijakan ini diambil menyusul tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir yang sempat memicu genangan di sejumlah wilayah, khususnya di perbatasan Jakarta dan Bekasi.
Curah Hujan Tinggi Picu Genangan
Pramono menjelaskan bahwa kondisi cuaca belakangan ini tidak sepenuhnya sesuai dengan pola musim yang seharusnya. Memasuki pertengahan April, Indonesia umumnya mulai memasuki fase El Nino yang identik dengan cuaca lebih kering.
Namun kenyataannya, curah hujan justru masih tinggi dan berdampak pada munculnya genangan air di beberapa kawasan.
“Seharusnya pertengahan April ini sudah masuk fase El Nino. Tapi kemarin curah hujan cukup tinggi, terutama di wilayah perbatasan Jakarta Timur dan Bekasi, sehingga menimbulkan genangan,” ujarnya di Taman Ismail Marzuki, Rabu (15/4/2026).
Meski genangan tersebut bersifat sementara dan dapat segera diatasi, kondisi ini tetap menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Pohon Rawan Tumbang Jadi Fokus Utama
Sebagai langkah mitigasi, Pramono meminta dinas terkait untuk fokus pada perapian dan pemangkasan pohon, terutama yang dinilai berpotensi membahayakan.
Langkah ini penting untuk mencegah kejadian pohon tumbang akibat angin kencang yang kerap terjadi saat cuaca ekstrem.
Menurutnya, ranting atau cabang pohon yang rapuh harus segera dipotong agar tidak membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar.
“Saya minta yang harus dipersiapkan itu pohon-pohonnya. Kalau tidak dilakukan dengan baik, kejadian seperti sebelumnya bisa terulang,” tegasnya.
Antisipasi Gangguan Aktivitas Warga
Pohon tumbang tidak hanya berpotensi menyebabkan korban jiwa, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk akses jalan dan jaringan listrik.
Karena itu, langkah perapian pohon menjadi bagian dari upaya pencegahan risiko bencana di wilayah perkotaan yang padat seperti Jakarta.
Pemerintah ingin memastikan keselamatan warga tetap terjaga di tengah dinamika cuaca yang tidak menentu.
Proses Penopingan Sudah Berjalan
Pramono menambahkan bahwa saat ini dinas terkait telah mulai melakukan proses penopingan dan pemangkasan pohon di berbagai wilayah.
Kegiatan tersebut meliputi:
-
Pemotongan ranting dan cabang yang rapuh
-
Penopingan pohon tinggi yang rawan tumbang
-
Perapian vegetasi di jalur jalan utama dan permukiman
“Penopingan, pemotongan, dan perapian pohon saat ini sudah mulai dilakukan,” jelasnya.
Langkah Mitigasi Hadapi Perubahan Cuaca
Instruksi ini menjadi bagian dari strategi mitigasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadapi perubahan cuaca yang semakin tidak menentu.
Dengan kombinasi antara curah hujan tinggi dan potensi angin kencang, risiko bencana seperti banjir dan pohon tumbang meningkat.
Oleh karena itu, langkah preventif seperti perapian pohon dinilai penting untuk meminimalkan dampak yang lebih besar.
Fokus Keselamatan dan Kesiapsiagaan
Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Selain penanganan banjir, perhatian juga difokuskan pada potensi bahaya lain yang sering luput dari perhatian, seperti pohon tumbang.
Dengan langkah cepat ini, diharapkan risiko gangguan terhadap aktivitas masyarakat dapat ditekan, sekaligus menjaga keselamatan warga di tengah perubahan iklim yang semakin dinamis. (saa/nsp)