news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Jusuf Kalla.
Sumber :
  • tvOnenews/A.R Safira

Pelaporan Terhadap Mantan Wapres Jusuf Kalla Dinilai Berlebihan, GMKI: Berpotensi Memperkeruh Situasi

Pelaporan terhadap mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, yang belakangan menjadi sorotan publik, menuai beragam respons
Kamis, 16 April 2026 - 08:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelaporan terhadap mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, yang belakangan menjadi sorotan publik, menuai beragam respons. Ketua Umum GMKI Masa Bakti 2020–2022 dan 2022–2024, Jefri Gultom, menilai langkah tersebut berlebihan dan berpotensi memperkeruh suasana kebangsaan.

Jefri mengimbau umat Kristiani agar tidak mudah terpancing oleh narasi yang bersifat provokatif. 

Menurutnya, karakter umat Kristen selama ini dikenal sejuk dan mampu menyikapi berbagai persoalan secara bijak dan dewasa.

“Umat Kristen itu sejuk. Jangan terprovokasi oleh potongan-potongan narasi yang belum tentu utuh,” kepada wartawan, Kamks (16/4).

Ia menegaskan, sosok Jusuf Kalla tidak dapat dilepaskan dari rekam jejak panjangnya sebagai negarawan dan tokoh perdamaian di Indonesia. Oleh karena itu, setiap pernyataan yang disampaikan JK seharusnya dipahami secara utuh dan dalam konteks yang menyeluruh, bukan secara parsial.

“Beliau adalah tokoh perdamaian. Banyak konflik di Indonesia yang dapat diselesaikan melalui peran beliau. Jadi, pernyataannya harus dilihat secara utuh, jangan sepotong-sepotong,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jefri menilai bahwa pernyataan Jusuf Kalla tidak memiliki niat untuk menyudutkan kelompok tertentu, termasuk umat Kristen. Ia mengingatkan agar publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan tanpa memahami konteks yang sebenarnya.

“Tidak ada niat menyudutkan. Ini penting agar kita tidak salah membaca situasi,” tandas Jefri 

Ia juga mengingatkan agar ruang publik tidak didominasi oleh narasi yang dibangun oleh pihak-pihak yang tidak memiliki rekam jejak dalam menjaga dan mendorong perdamaian. Jefri mengaku telah berdiskusi dengan sejumlah tokoh Kristen dan senior GMKI, dan tidak menemukan pandangan yang mengarah pada polemik seperti yang berkembang saat ini.

“Saya sudah berdiskusi dengan tokoh-tokoh Kristen dan senior GMKI, dan tidak ada yang berpandangan seperti itu,” imbuhnya 

Di akhir pernyataannya, Jefri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak membawa isu agama ke dalam kepentingan politik. Ia menegaskan bahwa energi bangsa seharusnya difokuskan pada dukungan terhadap program-program pemerintah yang berpihak kepada rakyat.

“Jangan jadikan isu agama sebagai komoditas politik. Lebih baik kita fokus mendukung program pemerintah yang pro-rakyat,” tutup Jefri.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:08
02:10
06:59
01:39
01:54
02:46

Viral