Viral! Teror Celana Dalam dan Ancaman Pembunuhan Gegerkan Perumahan di Banten
Serang, tvOnenews.com - Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Perumahan Bumi Ciruas Permai 2, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, menjadi korban teror dari orang tak dikenal.
Korban menerima surat berisi ancaman pembunuhan hingga pakaian dalam perempuan yang disertai tulisan bernuansa pelecehan.
Korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Satreskrim Polres Serang karena merasa keselamatan dirinya dan keluarganya terancam.
Berdasarkan keterangan suami korban, aksi teror terjadi dalam tiga rangkaian peristiwa. Pada 24 Juni, pelaku pertama kali mendatangi rumah korban. Sehari kemudian, pelaku diduga mencoba masuk ke rumah melalui pintu belakang, namun gagal.
Pelaku kemudian beralih ke pintu depan dan diduga memaksa masuk sambil melakukan tindakan tidak senonoh di depan rumah korban.
"Di pintu depan pelaku tetap tidak berhasil masuk. Dia juga melakukan hal yang tidak senonoh kepada istri saya," ujar suami korban.
Empat hari berselang, tepatnya pada 29 Juni, teror kembali terjadi. Pelaku meninggalkan surat berisi ancaman serta beberapa pakaian dalam perempuan yang dibubuhi tulisan bernada pelecehan.
Dalam salah satu surat, pelaku disebut mengancam akan membunuh korban dan anaknya apabila keinginannya tidak dipenuhi.
"Kalau keinginannya tidak terkabul, dia mengancam membunuh istri saya dan akan membunuh anak saya," kata suami korban.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) milik tetangga memperlihatkan seorang pria mengendarai sepeda motor matik yang sempat berputar untuk memantau situasi sebelum mendekati rumah korban.
Warga juga menyebut pelaku sempat melakukan perbuatan tidak senonoh di depan rumah korban sebelum melarikan diri setelah korban berteriak meminta pertolongan.
Seorang tetangga mengaku sempat mendengar korban meminta bantuan ketika pelaku mencoba mendekati rumah.
"Dia teriak minta tolong. Pelaku kemudian langsung kabur membawa motornya," ujarnya.
Korban mengaku tidak mengenal pelaku. Suami korban mengatakan istrinya mengalami trauma akibat peristiwa tersebut hingga memilih pulang ke rumah orang tuanya untuk sementara waktu.
"Saya berharap pelaku secepatnya ditangkap dan mendapat hukuman yang setimpal karena sudah sangat meresahkan," katanya.
Polisi kini tengah menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa laporan korban serta rekaman CCTV yang diduga merekam aksi pelaku.