news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala Divisi NIA & Strategic Assignment LPEI Berlianto Wibowo.
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Pasar Tradisional Lesu, LPEI Dorong Eksportir Indonesia Serbu Afrika hingga Amerika Latin

Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga keberlanjutan ekspor nasional saat pasar utama seperti Amerika Serikat dan China mulai melemah.
Jumat, 17 April 2026 - 12:09 WIB
Reporter:
Editor :

Nganjuk, tvOnenews.com — Di tengah tekanan geopolitik global yang kian memukul permintaan ekspor, pemerintah melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mendorong pelaku usaha untuk keluar dari zona nyaman dan membidik pasar nontradisional.

Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga keberlanjutan ekspor nasional saat pasar utama seperti Amerika Serikat dan China mulai melemah.

Kepala Divisi NIA & Strategic Assignment LPEI Berlianto Wibowo menegaskan, bahwa negara hadir melalui skema khusus yang tidak dimiliki perbankan komersial, yakni National Interest Account (NIA), sebagai instrumen intervensi untuk menopang ekspor.

“Mungkin dari Indonesia Eximbank kami menyampaikan detail bahwa salah satu bukti negara hadir memang kita sebut punya mandat khusus. Pemerintah ini memberikan salah satu program yang memang diberikan kepada hanya di Indonesia Eximbank ini berbeda dengan bank komersial,” ujarnya dalam kunjungan kerja di Nganjuk, Jawa Timur, dikutip Jumat (17/4/2026).

Tidak hanya menyediakan pembiayaan, LPEI juga aktif memberikan pendampingan menyeluruh kepada eksportir. Edukasi yang diberikan mencakup pemahaman kondisi makroekonomi global, pemetaan negara tujuan yang terdampak krisis, hingga strategi bertahan di tengah ketidakpastian.

Berlianto menekankan, pemahaman situasi global menjadi kunci sebelum pelaku usaha mengambil langkah bisnis. Karena itu, LPEI rutin berdiskusi dengan eksportir untuk memperbarui informasi risiko di berbagai pasar.

Salah satu strategi utama yang didorong adalah diversifikasi pasar ekspor. Pelaku usaha diminta memperluas jangkauan ke kawasan yang selama ini belum tergarap optimal, seperti Afrika, Asia Selatan, Timur Tengah, Eropa Timur, hingga Amerika Latin.

“Salah satu program yang memang ber-impact kepada langsung pelaku ekspor adalah bagaimana mereka mendiversifikasi market. Kalau kondisi market sedang tidak baik-baik saja kita punya yang namanya program penugasan khusus ekspor,” tuturnya.

Untuk mendukung langkah tersebut, LPEI menyiapkan sembilan program penugasan khusus ekspor, termasuk Program Penugasan Khusus Ekspor (PKE) bagi usaha kecil dan menengah (UKM).

Program ini dirancang untuk meningkatkan daya saing produk nasional agar mampu menembus pasar global, bahkan untuk proyek yang secara komersial sulit namun strategis bagi ekonomi nasional.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:49
01:11
00:57
01:39
01:00
01:34

Viral