news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Viral Napi Korupsi Ngopi di Kafe, DPR Duga Ada Indikasi Suap Petugas Rutan.
Sumber :
  • istimewa

Viral Napi Korupsi Kopi Santai di Kafe Ditemani Petugas Rutan Kendari, DPR RI Ungkap Indikasi Praktik Suap

Viral di media sosial (medsos) berupa rekaman video yang memperlihatkan eks Kepala KUPP Kelas III Kolaka sekaligus narapidana kasus korupsi yakni Supriadi sedang santai menikmati kopi di kafe sembari ditemani petugas Rutan Kendari, Sulawesi Tenggara.
Sabtu, 18 April 2026 - 02:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Viral di media sosial (medsos) berupa rekaman video yang memperlihatkan eks Kepala KUPP Kelas III Kolaka sekaligus narapidana kasus korupsi yakni Supriadi sedang santai menikmati kopi di kafe sembari ditemani petugas Rutan Kendari, Sulawesi Tenggara.

Lantas video tersebut mendapat respons tajam dari berbagai kalangan masyarakat termaksud DPR RI.

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira tak tangung-tangung menilai jika terjadinya praktik suap yang melibatkan petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kendari dengan napi tindak pidana korupsi tersebut.

“Kasus Napi yang berkeliaran di luar lapas atau Rutan biasanya karena petugas Lapas atau Rutan-nya disuap, sehingga Napi yang bersangkutan perlu diberikan sangsi khusus,” kata Andreas kepada awak media, Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Andreas menjelaskan persoalan ini bukan semata kesalahan napi melainkan indikasi problem serius pada petugas dan sistem pengawasan.

Menurutnya peristiwa napi korupsi asik menikmati kopi di kafe tak mungkin terjadi tanpa keterlibatan petugas rutan.

Ia pun mendesak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas semua pihak yang terlibat termasuk Kepala Rutan Kendari, Rikie Umbaran.

“Kalapas harus bertanggung jawab, sementara petugas di setiap tingkatan yang meloloskan harus diberi sangsi tegas. Komisi XIII DPR mendesak Dirjen Lapas harus mengusut kasus ini dan menjelaskan kepada publik,” ungkap Andreas.

Sementara itu, Rikie telah menyampaikan permohonan maaf dan mengakui adanya pelanggaran SOP oleh petugas berinisial Y. 

Petugas tersebut sebelumnya ditugaskan mengawal Supriadi menghadiri sidang peninjauan kembali (PK). Namun justru memberi kesempatan singgah ke kedai kopi sebelum kembali ke rutan.(rpi/raa)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:49
01:11
00:57
01:39
01:00
01:34

Viral