news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Arus Balik Lebaran di Terminal Kampung Rambutan, Selasa (24/3/2026).
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Pendatang Baru di Jakarta Capai 7.911 Orang Pascalebaran 2026, Dukcapil Sebut Data Bersifat Dinamis

Dukcapil Provinsi DKI Jakarta mencatat terdapat 7.911 pendatang baru yang masuk ke ibu kota pascalebaran 2026.
Minggu, 19 April 2026 - 11:57 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi DKI Jakarta mencatat terdapat 7.911 pendatang baru yang masuk ke ibu kota pascalebaran 2026.

Kepala Dinas Dukcapil Provinsi DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto menyebut angka tersebut berdasarkan hasil pendataan yang berlangsung sejak 25 Maret hingga akhir April 2026 melalui sosialisasi dan layanan jemput bola pendatang baru pascalebaran 2026.

"Data tersebut bersifat dinamis dan akan terus diperbarui seiring berlangsungnya proses pendataan hingga akhir April 2026," ujarnya, Minggu (19/4/2026). 

Sebagai pusat ekonomi Indonesia, menurut dia, Jakarta masih menjadi daya tarik bagi penduduk luar daerah.

"Berdasarkan data yang masuk, lebih dari 57 persen pendatang baru berada pada usia produktif, yaitu 20-39 tahun,” ucapnya. 

Meski demikian, Denny menyebut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak melakukan operasi yustisi.

Dia mengatakan pemerintah setempat hanya melakukan pendekatan secara humanis melalui koordinasi dengan wali kota, bupati, camat, lurah dan pengurus RT/RW.

"Bagi penduduk yang hanya menetap sementara di Jakarta diimbau untuk mendaftar sebagai penduduk nonpermanen di loket pelayanan Dukcapil tingkat kecamatan atau Suku Dinas Dukcapil sesuai domisili. Bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu, pendaftaran penduduk nonpermanen juga dapat dilakukan melalui Identitas Kependudukan Digital,” terangnya.

Menurut dia, pendataan ini menjadi krusial dalam menyusun kebijakan pembangunan sosial ekonomi.

Nantinya data tersebut penting untuk merumuskan strategi, menentukan skala prioritas serta menyiapkan daya dukung infrastruktur seperti transportasi publik, layanan kesehatan, pendidikan dan pelayanan publik lainnya.

“Bagi pendatang baru di Jakarta silakan mengurus administrasi kependudukan di loket layanan Dukcapil di tingkat kelurahan, kecamatan maupun kota/kabupaten administrasi. Seluruh layanan tidak dipungut biaya,” katanya. (ant/nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:49
01:11
00:57
01:39
01:00
01:34

Viral