- Istimewa
Upaya Tekan Aksi Tawuran, KemenHAM Luncurkan Program Kampung REDAM di Jakarta
Jakarta, tvOnenews.com - Berbagai upaya dilakukan pemerintah agar dapat menumbuhkan nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM) di wilayah zona rawan damai termasuk yang kerap terjadi aksi tawuran.
Upaya itu direalisasikan melalui peluncuran program Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian (Kampung REDAM) oleh Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Daerah Khusus Jakarta (Kanwil KemenHAM DK Jakarta).
Terdapat tujuh kelurahan yang diluncurkan program Kampung REDAM tersebut mengingat kawasan rawan konflik seperti tawuran yakni Cengkareng Barat, Jatinegara, Tengah, Bukit Duri, Johar Baru, Cempaka Baru, dan Tanjung Priok.
Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM, Rulinawaty mengatakan program ini dirancang sebagai pusat penguatan nilai-nilai HAM melalui pendekatan berbasis komunitas guna memulihkan relasi sosial, mendorong penyelesaian masalah secara damai, serta memperkuat pencegahan konflik sejak dini.
Sementara itu, Kepala Kanwil KemenHAM DK Jakarta, Mikael Azedo Harwito, mengatakan berlangsungnya program ini turut bergantung pada kolaborasi aktif antara pemerintah dan masyarakat.
Ia menyatakan bahwa perdamaian adalah tanggungjawab kolektif dan bukan sekadar tugas instansi tertentu.
Memurutnya penetapan tujuh kelurahan ini diharapkan menjadi percontohan nasional dalam memperkuat toleransi dan penghormatan HAM secara partisipatif.
"Kampung REDAM adalah ruang pemulihan bersama. Ini adalah tempat di mana dialog yang sempat terputus disambung kembali dan kepercayaan warga dibangun ulang," katanya, Jakarta, Senin (20/4/2026).
Di sisi lain, Camat Tebet, Putut Puji Linangkung menyampaikan pengalaman pelaksanaan Kampung REDAM di wilayahnya.
Menurutnya keterlibatan aktif warga adalah kunci utama transformasi wilayah rawan menjadi zona damai.(raa)