news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mengintip Pusat Daur Ulang Plastik di Collection Center Ciracas.
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Lensa Berbicara: Mengintip Pusat Daur Ulang Plastik di Collection Center Ciracas

Aktivitas para pekerja terlihat sibuk memilah ribuan sampah di area Collection Center Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (22/4/2026).
Rabu, 22 April 2026 - 13:29 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Aktivitas para pekerja terlihat sibuk memilah ribuan sampah di area Collection Center Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (22/4/2026).

Sampah anorganik tampak memenuhi area fasilitas tersebut, yang menjadi salah satu upaya penanganan sampah di wilayah Jakarta Timur.

Pantauan di lokasi, ribuan karung sampah, khususnya anorganik tampak memenuhi area fasilitas. Tumpukan tersebut mencerminkan tingginya volume sampah sekaligus belum meratanya aliran distribusi ke pusat pengolahan.

Collection Center Ciracas merupakan fasilitas pengolahan sampah anorganik yang bekerja sama dengan Kelompok Swadaya Terpadu (KST) dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Mengintip Pusat Daur Ulang Plastik di Collection Center Ciracas
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne
Mengintip Pusat Daur Ulang Plastik di Collection Center Ciracas
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne
Mengintip Pusat Daur Ulang Plastik di Collection Center Ciracas
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne
Mengintip Pusat Daur Ulang Plastik di Collection Center Ciracas
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne
Mengintip Pusat Daur Ulang Plastik di Collection Center Ciracas
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne
Mengintip Pusat Daur Ulang Plastik di Collection Center Ciracas
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne
Mengintip Pusat Daur Ulang Plastik di Collection Center Ciracas
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Fasilitas ini menjadi bagian dari upaya pengurangan beban sampah khususnya di wilayah Jakarta Timur.

Kepala Pusat Daur Ulang Plastik (PDUP) Collection Center Ciracas, Angga Mahardhika Fazdly, mengatakan sejak mulai beroperasi pada 19 Desember 2025 pihaknya telah menampung sekitar 66 ton sampah anorganik dari 10 kecamatan di Jakarta Timur.

“Dalam sehari kapasitas kami bisa mencapai 8 ton, tetapi hingga saat ini yang masuk baru sekitar 3 ton. Artinya belum maksimal,” ujarnya. 

Menurutnya, belum optimalnya pasokan sampah anorganik menunjukkan masih adanya kendala di tingkat hulu terutama dalam pemilahan sampah di masyarakat dan distribusi dari bank sampah.

Dalam proses pengolahannya, sampah anorganik melalui dua tahap sortasi. Tahap pertama adalah pemilahan awal terhadap sampah campuran atau yang dikenal sebagai “barang gabruk” yang umumnya berasal dari bank sampah dan masih tercampur.

Selanjutnya dilakukan sortasi lanjutan dengan pemilahan lebih detail berdasarkan jenis dan karakteristik material. Misalnya, plastik jenis PET dipisahkan kembali berdasarkan warna seperti bening, biru muda, dan warna lainnya. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:27
02:11
05:02
04:48
05:37
05:30

Viral