- Tim tvOnenews
Influenza Jadi Ancaman Kesehatan Pernapasan Global, Vaksin Influenza Trivalent Rekomendasi WHO Dihadirkan
Jakarta, tvOnenews.com - World Health Organization (WHO) merekomendasikan transisi penggunaan vaksin influenza quadrivalent (QIV) ke vaksin influenza trivalent (TIV).
- Tim tvOnenews
Influenza masih menjadi ancaman kesehatan pernapasan global yang signifikan, dengan perkiraan 290.000 hingga 650.000 kematian setiap tahunnya di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Di negara tropis seperti Indonesia, sirkulasi virus yang terjadi sepanjang tahun menjadikan influenza sebagai tantangan kesehatan masyarakat yang perlu diantisipasi secara berkelanjutan.
Selaras dengan hal tersebut, Kalbe Farma melalui Kalventis menghadirkan vaksin influenza trivalent.
“Ketersediaan vaksin ini penting untuk untuk mencegah perburukan akibat penyakit influenza, risiko rawat inap, dan kematian. Upaya ini juga mendukung tema World Immunization Week yaitu "For Every Generation, Vaccines Work" yang mengingatkan kita mengenai manfaat perlindungan vaksin di segala usia demi memperpanjang harapan hidup,” kata Vidi Agiorno, Presiden Direktur PT Kalventis Sinergi Farma.
Diketahui, vaksin influenza tetap berperan penting dalam melindungi masyarakat dari risiko infeksi dan komplikasi. Dalam beberapa tahun terakhir, para ahli kesehatan global, termasuk WHO, tidak lagi menemukan sirkulasi virus B/Yamagata, sehingga mendorong penyesuaian komposisi vaksin. Perubahan rekomendasi WHO ini mencerminkan dinamika epidemiologi influenza global yang perlu direspons secara ilmiah dan adaptif.
“Selama lebih dari satu dekade, vaksin quadrivalent dikembangkan untuk melindungi dari dua galur virus flu jenis A yaitu H1N1 dan H3N2 serta dua galur virus flu jenis B yaitu Victoria dan Yamagata. Namun, sejak tahun 2020, virus B/Yamagata tidak ditemukan lagi di seluruh dunia. Oleh karena itu, pada 2023, WHO menilai bahwa keberadaan komponen virus B/Yamagata dalam vaksin tidak diperlukan lagi,” ujar Prof. Soedjatmiko, Satgas Imunisasi IDAI.
Sejumlah studi menunjukkan bahwa vaksin influenza trivalent memiliki profil imunogenisitas, efektivitas, dan keamanan yang sebanding dengan vaksin quadrivalent. Prof. Soedjatmiko pun menambahkan bahwa efektivitas vaksin ditentukan oleh kesesuaian antigen dengan virus yang beredar. Dengan demikian, vaksin influenza trivalent tetap memberikan perlindungan optimal terhadap ancaman influenza.