- istimewa - antaranews
Manager Kursus Bahasa Inggris di Jakut Dilaporkan Orang Tua Murid ke Polisi, Diduga Lakukan Kekerasan Verbal
Jakarta, tvOnenews.com - Orang tua murid bernama Susandi Adam, melaporkan seorang manager kursus Bahasa Inggris berinisial V ke Polda Metro Jaya terkait dugaan kekerasan verbal terhadap muridnya, yakni anak pelapor.
Adapun laporan ini telah teregister dengan nomor STTLP/B/2347/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 6 April 2026.
Susandi mengungkap kronologi pelayangan laporan ini diawali saat anaknya terjatuh di tempat kursus pada Kamis (2/4/2026).
Kemudian Susandi menghampiri tempat kursus tersebut di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, untuk menanyakan kronologi anaknya terjatuh dan melihat CCTV. Namun Susandi mengaku tidak diberikan akses dengan alasan ranah privasi.
"Setelah saya sampai sana, bukan respons yang baik, malah seakan-akan ada yang ditutup-tutupi. Mereka bilang, 'Ini belum bisa kami buka Pak CCTV-nya karena ranah privasi, harus ada izin dari pimpinan cabang, alias Center Manager pimpinannya.' Lalu kami disuruh menunggu selama beberapa hari," ungkap Susandi kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).
Selanjutnya Susandi diundang untuk mendatangi tempat kursus dan melihat CCTV pada Sabtu (4/4/2026). Kemudian pihak Center Manager berinisial V dinilai telah melakukan ujaran kebencian hingga ancaman kekerasan verbal terhadap anaknya.
"Di sana, pimpinan tempat les tersebut atau Center Manager dengan inisial Miss V ini melakukan dugaan pelanggaran pidana. Pertama, terkait adanya dugaan ancaman kekerasan secara verbal terhadap anak saya. Kedua, dugaan ujaran kebencian atau rasisme terhadap suku Ambon. Ketiga, dugaan penghinaan atau pelecehan profesi selaku pengacara," terangnya.
Selanjutnya Susandi mengajak pihak Polsek Kelapa Gading untuk ikut mendampingi dan memeriksa CCTV. Setelahnya terlihat memang anaknya murni terjatuh dalam posisi yang aman.
Adapun Susandi mengungkap alasan hendak melihat rekaman CCTV lantaran sebelumnya anaknya juga pernah terjatuh dan terkena di kepala bagian belakang, sehingga dokter meminta adanya pengawasan terhadap anaknya agar tidak jatuh kedua kalinya.
Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan terkait adanya pelayangan laporan terhadap manager kursus Bahasa Inggris berinisial V.
"Benar, selain LP di Polda Metro Jaya, terdapat dua laporan lain yang masih berkaitan dengan rangkaian peristiwa yang sama, yaitu satu di Polsek Kelapa Gading dan satu di Polres Metro Jakarta Utara," kata Budi, kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).