- tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira
Wamen Ekraf Harap Pagelaran Sabang Merauke Bisa Menggugah Rasa Cinta Terhadap Bangsa Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Wamen Ekraf), Irene Umar menyampaikan apresiasi dan berharap agar Pagelaran Sabang Merauke yang digelar pada 21-23 Agustus 2026, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, dapat menggugah rasa cinta terhadap tanah air.
Hal ini disampaikan dirinya saat menyampaikan sambutan dalam press conference road to Pagelaran Sabang Merauke di Main Atrium Grand Indonesia East Mall, Jumat (24/4/2026).
Irene mengaku hatinya tergugah saat melihat PSM yang berlangsung pada tahun lalu. Sebab, Irene juga melihat perjuangan manajemen iForte saat mempersiapkan pentas seni pada 17 Agustus lalu.
“Tahun lalu saya nonton PSM dan hati saya langsung tergugah. Pada saat itu belum, belum mulai ya PSM konsernya ya. Pas waktu audisi di kantor, kita langsung bertanya, '17 Agustusan yuk kita naik ke pentas nasional.' Dari sana saya berkenalan dengan Pak Aming dan Bu Silvie ya, ini top management iForte,” ungkap Irene.
“Dan beliau-beliau ini berdua, aku ingat banget di Monas malam-malam, hampir tengah malam, kita duduk di pinggiran, makan nasi kotak, untuk mempersiapkan yang terbaik untuk negara kita di 17 Agustusan. Itulah gigihnya teman-teman yang selalu menginspirasi. Jadi tidak perlu melihat jabatan, tapi hanya dilihat kerajutan hatinya,” lanjutnya.
Kemudian Irene juga menilai bahwa iForte yang merupakan Protelindo Grup ini luar biasa karena memiliki 200.000 tower connecting Indonesia.
“Kota ke kota, Sabang sampai Merauke. Sebenarnya yang dilakukan iForte adalah merajut tali silaturahmi supaya hati dari bangsa Indonesia bisa bersatu padu. Ini sesuatu ya yang patut kita satu buah inspirasi buat saya, karena bagaimana bisnis dan purpose bisa menjadi satu. Panggung Pagelaran Sabang-Merauke benar-benar hanya ada di Indonesia,” ungkap Irene.
Sementara itu, Irene menerangkan, bahwa Pagelaran Sabang Merauke menjadi bukti nyata bahwa bisnis dan tujuannya dapat berjalan beriringan.
“Apabila kita melihat banyak sekali panggung-panggung kontes di luar sana, banyak sekali talent pools kontes di luar sana, tapi yang berbasis budaya itu hanyalah Pagelaran Sabang Merauke,” jelas Irene.