- Tangkapan layar YouTube Balige Academy
Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Penipuan Buku 'Gibran End Game'
Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Ketua DPRD Morowali Irwan Arya melayangkan laporan polisi terhadap Rismon Hasiholan Sianipar atas dugaan penipuan dan perbuatan curang terkait penjualan buku berjudul Gibran End Game.
Laporan itu disampaikan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026) malam, dan tercatat dengan nomor LP/B/2052/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.
"Saya melaporkan saudara Rismon Sianipar karena merasa tertipu telah membeli buku Gibran End Game di mana saya rencana membeli 200 hingga 300 buku dan baru membayar 60 buku," ujar Irwan.
Irwan menjelaskan pembelian buku itu dilakukan saat kegiatan car free day di kawasan Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, pada Januari 2026. Ketertarikannya muncul setelah membaca isi buku yang ditulis Rismon.
Dari rencana pembelian ratusan eksemplar, Irwan mengaku baru menebus 60 buku dengan nilai pembayaran mencapai Rp6.002.500.
Masalah muncul setelah Rismon disebut menyampaikan pernyataan bahwa isi buku tersebut bohong dan palsu. Pernyataan itu, menurut Irwan, disampaikan setelah proses restorative justice dalam perkara tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Merasa dirugikan, Irwan akhirnya membawa persoalan tersebut ke jalur hukum dengan dugaan tindak pidana penipuan.
"Sehingga saya membuat laporan hari ini 24 April 2026 itu langsung diterima oleh pihak Polda Metro," kata dia.
Dalam aduannya, Irwan mencantumkan Pasal 492 UU Nomor 1 Tahun 2023 dan/atau Pasal 486 KUHP mengenai penipuan. Ia berharap laporan itu bisa ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan dan penyidikan.
Irwan juga menegaskan pelaporan dilakukan atas nama pribadi sebagai warga sipil asal Morowali, Sulawesi Tengah, bukan dalam kapasitas politik.
Diketahui, Irwan Arya pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Morowali periode 2014–2019 dari Partai Demokrat. Ia dikenal vokal dalam isu pengelolaan hasil tambang nikel di daerah tersebut.
Sampai berita ini ditulis, Rismon Sianipar belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan yang ditujukan kepadanya.
Di sisi lain, Rismon belakangan menjadi sorotan usai menghadapi kritik dari sejumlah pihak, termasuk Roy Suryo, terkait gelar akademiknya dari Universitas Yamaguchi Jepang yang dipersoalkan.