news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala Daker Makkah PPIH Arab Saudi Ihsan Faisal memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Daker Makkah, Arab Saudi, Minggu (25/4)..
Sumber :
  • Antara

Layanan Kesehatan Haji 2026: 40 Klinik Satelit Disiagakan Kemenhaj di Tiap Sektor Makkah

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melakukan terobosan layanan kesehatan bagi jamaah haji musim 1447 H/2026 M. 
Senin, 27 April 2026 - 01:27 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melakukan terobosan layanan kesehatan bagi jamaah haji musim 1447 H/2026 M. 

Guna memastikan jamaah yang mengalami gangguan kesehatan mendapatkan penanganan cepat, klinik-klinik satelit kini disiagakan di setiap sektor di wilayah Makkah.

Keberadaan klinik ini dirancang sebagai garda terdepan dalam memberikan pertolongan pertama.

Dengan adanya fasilitas di tingkat sektor, jamaah yang jatuh sakit tidak perlu langsung dibawa ke fasilitas kesehatan yang jaraknya lebih jauh jika masih bisa ditangani di lokasi.

Kepala Pusat Kesehatan Haji, Liliek Marhaendro Susilo, menjelaskan bahwa total terdapat 40 klinik kesehatan yang tersebar di 10 sektor di Makkah. Sementara untuk wilayah Madinah, disiapkan lima klinik yang beroperasi di lima sektor.

"Dengan penambahan klinik dan penguatan layanan di KKHI, kami berharap pelayanan kesehatan bagi jamaah semakin optimal," tutur Liliek.

Mengenai kesiapan personel, Kepala Daerah Kerja (Dakert) Makkah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal, merinci bahwa setiap sektor akan didukung oleh sejumlah tenaga medis profesional di luar petugas kesehatan yang sudah melekat pada masing-masing kloter.

"Kalau di sektor, rata-rata ada empat hingga lima tenaga kesehatan. Ada dokter dan perawat. Itu yang melekat di sektor," jelas Ihsan Faisal pada Minggu (26/4).

Skema rujukan pun telah disusun secara sistematis. Jika klinik satelit tidak mampu menangani kondisi pasien, maka jamaah akan segera dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) yang berada di Aziziyah, atau langsung dilarikan ke Rumah Sakit Arab Saudi. 

Untuk menjamin akurasi tindakan, petugas kloter kini dibekali panduan rujukan yang didasarkan pada tingkat keparahan penyakit (severity level).

Langkah penambahan fasilitas ini sejalan dengan regulasi terbaru Pemerintah Arab Saudi yang menetapkan rasio minimal satu klinik untuk melayani 5.000 jamaah. 

Selain itu, guna menjaga kualitas mutu layanan, operasional kesehatan haji tahun ini berada di bawah supervisi langsung dari penyedia layanan kesehatan swasta terakreditasi, yakni Saudi German Hospital.

Terkait distribusi obat-obatan, pemerintah memastikan pasokan akan mengalir lancar dari pusat logistik di KKHI Makkah dan Madinah langsung menuju tenaga kesehatan di tiap kloter yang mendampingi jamaah di pemondokan masing-masing. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:14
02:02
02:22
03:40
01:47
05:18

Viral