news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Prabowo Subianto dalam reshuffle kabinet di Istana Negara, Senin (27/4/2026).
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden

6 Kali Reshuffle Kabinet dalam 2 Tahun, Langkah Cepat Prabowo Subianto Perkuat Kabinet Merah Putih

Presiden Prabowo sudah 6 kali reshuffle kabinet sejak 2024. Ini daftar lengkap dan dinamika perombakan Kabinet Merah Putih hingga 2026.
Senin, 27 April 2026 - 16:35 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi sorotan setelah melakukan reshuffle kabinet untuk keenam kalinya sejak menjabat pada Oktober 2024. Langkah ini menegaskan bahwa reshuffle kabinet bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan strategi politik untuk memperkuat kinerja pemerintahan.

Hingga April 2026, intensitas reshuffle kabinet yang dilakukan Prabowo terbilang tinggi. Dalam kurun waktu kurang dari dua tahun, enam kali perombakan dilakukan, menunjukkan dinamika yang cepat di tubuh Kabinet Merah Putih.

Isu Reshuffle Kabinet Menguat Sejak Awal April 2026

Isu reshuffle kabinet sebenarnya sudah mencuat sejak awal April 2026. Saat itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sempat memberikan respons singkat terkait kemungkinan perombakan.

Ia tidak memberikan kepastian, namun meminta publik untuk menunggu keputusan Presiden. Pernyataan tersebut semakin memperkuat spekulasi bahwa reshuffle kabinet akan segera dilakukan.

Beberapa minggu berselang, isu tersebut terbukti. Pada 27 April 2026, Presiden Prabowo resmi melakukan reshuffle kabinet terbaru dengan melantik sejumlah pejabat baru di Istana Negara.

Reshuffle Kabinet Keenam: Rotasi Strategis Pejabat Kunci

Dalam reshuffle kabinet keenam ini, sejumlah posisi strategis mengalami pergantian. Beberapa nama yang dilantik antara lain:

  • Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup

  • Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan

  • Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

  • Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden

  • Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia

  • Hanif Faisol Nurrofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan

Pelantikan ini menandai babak baru dalam dinamika reshuffle kabinet, terutama karena menyasar posisi strategis yang berkaitan langsung dengan komunikasi, lingkungan, dan ketahanan pangan.

Empat Kali Reshuffle Kabinet Sepanjang 2025

Jika ditarik ke belakang, Presiden Prabowo sudah melakukan reshuffle kabinet sebanyak empat kali sepanjang tahun 2025.

Reshuffle Kabinet Jilid I (Februari 2025)

Perombakan awal dilakukan dengan mengganti Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Beberapa nama yang dilantik:

  • Brian Yuliarto sebagai Mendiktisaintek

  • Muhammad Yusuf Ateh sebagai Kepala BPKP

  • Harmadi sebagai Kepala BPS

Reshuffle Kabinet Jilid II (September 2025)

Perombakan besar terjadi di lima kementerian, termasuk posisi Menteri Keuangan.

Sorotan utama:

  • Purbaya Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani

  • Mukhtarudin menjadi Menteri P2MI

  • Budi Gunawan dicopot sebagai Menko Polkam

Reshuffle Kabinet Jilid III (September 2025)

Pengisian posisi yang sebelumnya kosong:

  • Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam

  • Erick Thohir sebagai Menpora

  • Muhammad Qodari sebagai Kepala Staf Kepresidenan

Reshuffle Kabinet Jilid IV (Oktober 2025)

Perombakan lanjutan dengan fokus pada penguatan sektor ekonomi dan haji:

  • Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah

  • Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri

Rangkaian ini menunjukkan bahwa reshuffle kabinet menjadi instrumen utama Presiden dalam menjaga stabilitas dan performa kabinet.

Reshuffle Tambahan di 2026: Sektor Keuangan dan Moneter

Memasuki 2026, sebelum reshuffle terbaru, Presiden juga melakukan rotasi penting di sektor keuangan.

  • Thomas Djiwandono diangkat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia

  • Juda Agung menjadi Wakil Menteri Keuangan

Langkah ini kembali memperkuat narasi bahwa reshuffle kabinet tidak hanya terjadi di kementerian, tetapi juga lembaga strategis negara.

Reshuffle Kabinet Jadi Strategi Konsolidasi Kekuasaan

Frekuensi tinggi reshuffle kabinet di era Prabowo menunjukkan pendekatan yang adaptif terhadap dinamika politik dan pemerintahan.

Alih-alih mempertahankan struktur yang statis, Presiden terlihat aktif melakukan evaluasi dan penyesuaian. Setiap reshuffle kabinet membawa pesan bahwa kinerja menjadi faktor utama dalam mempertahankan posisi.

Di sisi lain, reshuffle kabinet juga menjadi alat konsolidasi politik, termasuk dalam mengakomodasi figur-figur baru yang dinilai mampu memperkuat pemerintahan.

Publik Menanti Arah Kebijakan dari Reshuffle Kabinet

Dengan enam kali reshuffle kabinet dalam waktu relatif singkat, perhatian publik kini tertuju pada dampak nyata dari setiap perombakan tersebut.

Apakah reshuffle kabinet mampu meningkatkan kinerja pemerintahan? Ataukah justru mencerminkan dinamika politik yang masih terus berproses?

Yang jelas, langkah Presiden Prabowo dalam melakukan reshuffle kabinet secara berulang menegaskan satu hal: pemerintahan yang dinamis menuntut adaptasi cepat, dan kabinet menjadi instrumen utama dalam menjawab tantangan tersebut. (nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:28
04:36
01:10
02:37
07:46
03:48

Viral