news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM)..
Sumber :
  • Youtube Kang Dedi Mulyadi

Selain Santunan, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pembangunan Flyover Dipercepat Imbas Tragedi Kereta Api-KRL di Bekasi

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) meminta pembangunan flyover dipercepat. Hal ini sikap atas tragedi kecelakaan kereta api (KA)-KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Rabu, 29 April 2026 - 00:35 WIB
Reporter:
Editor :

Menurutnya, tragedi ini tidak dianggap biasa. Penyebab utama KAJJ arah Surabaya menabrak KRL diduga karena sebuah taksi online dari Green SM yang mogok.

Aksi nekat sopir taksi online tersebut membuat KRL PLB 5181 tertemper. Sementara, KRL kode PLB 5568 harus terhenti dan menunggu di peron Stasiun Bekasi Timur.

"KRL tersebut berhenti disebabkan karena adanya taksi listrik yang mogok di lintasan rel kereta api," jelas KDM.

Sayangnya pemberhentian rangkaian KRL nomor 5568 mengakibatkan KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) menabrak di jalur yang sama di Stasiun Bekasi Timur.

Ia menegaskan biaya medis untuk seluruh korban ditanggung Pemprov Jabar. Kemudian, pemerintah juga akan memberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada korban yang meninggal dunia.

Dedi Mulyadi menambahkan, santunan ini tidak khusus untuk warga Jabar. Namun santunan dari Pemprov Jabar juga diberikan kepada warga yang bukan dari daerah Jawa Barat.

"Kita memberikan santunan bagi yang meninggal itu Rp50 juta. Itu terjadinya di Jawa Barat. Kemudian yang di rumah sakit, saya sudah ngomong ke Wali Kota, sudah biar rumah sakitnya kami tanggung bersama," paparnya.

Diketahui, tragedi melibatkan KA Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta-Surabaya dengan KRL terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026), sekitar pukul 20.52 WIB.

Berdasarkan data terbaru per Selasa, 28 April 2026, total korban meninggal dunia akibat tragedi ini mencapai 15 orang. Sementara, identitas 10 jenazah korban kecelakaan KA Agro Bromo telah teridentifikasi di RS Polri, Kramat Jati.

"Pada pukul 14.00 WIB, telah dilaksanakan sidang rekonsiliasi untuk menentukan identitas korban, dan memutuskan 10 jenazah telah berhasil teridentifikasi," ungkap Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Prima Heru Yulihartono di RS Polri.

Sementara, selain jumlah korban yang meninggal dunia, total keseluruhan jumlah korban kecelakaan lebih dari 90 orang.

(hap)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:12
01:37
03:36
02:04
05:17

Viral