- tvOnenews.com/Aldi Herlanda
Potret Situasi Terkini Stasiun Bekasi Timur Usai Kecelakaan Maut Kereta
Jakarta, tvOnenews.com - Situasi Stasiun Bekasi Timur kembali normal pasca insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Cikarang Line pada Senin (27/4/2026) malam.
Berdasarkan pantauan di lokasi sekira pukul 20.50, terlihat aktivitas kembali normal. Stasiun yang semula ditutup sementara kini dapat kembali menurunkan dan menaikan penumpang.
Di bagian peron yang menjadi lokasi kejadian, masih nampak bangkai gerbong KRL. Gerbong tersebut ditutupi dengan terpal.
- tvOnenews.com/Aldi Herlanda
Selain itu, garis polisi pun masih terpasang mengelilingi bangkai gerbong KRL tersebut.
Beberapa anggota basarnas dan petugas keamanan stasiun berjaga di sekitaran gerbong KRL.
Terlihat pula KRL Commuter relasi Jakarta-Cikarang dapat melintas meski harus mengurangi kecepatan.
Tak hanya KRL Commuter, Kereta Api Jarak Jauh pun dapat melintas di jalur 1 Stasiun Bekasi Timur.
Meski sudah dapat dilalui oleh KRL Commuter maupun Kereta Jarak Jauh, namun perjalanan masih harus tertahan karena menunggu atrian untuk melintas.
Sebelumnya, insiden tabrakan antara Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter terjadi pada Senin (27/4) malam.
Kejadian tersebut menimbulkan kekacauan di Stasiun Bekasi Timur. Dalam video yang beredar sejumlah penumpang terlihat histeris. Bahkan beberapa di antaranya pingsan karena kaget atas insiden tersebut.
Berdasarkan data, jumlah korban meninggal mencapai 16 jiwa, sementara 53 penumpang lainnya masih harus mendapatkan perawatan medis.
"Sebanyak 53 penumpang masih dirawat di rumah sakit dan 38 lainnya telah dipulangkan," ucap Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin, Rabu (29/4/2026).
Berselang beberapa hari, PT KAI mengumumkan bahwa Stasiun Bekasi Timur kini dapat dilalui oleh kereta.
"Pembukaan kembali layanan dilakukan setelah dipastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi," ujar VP Corporate Communication KAI, Anne Purba.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen KAI untuk menjaga keamanan perjalanan kereta sekaligus memberikan rasa aman bagi penumpang.(aha/raa)