news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Polisi Ungkap Kasus Taksi Tertemper KRL di Bekasi Naik ke Tahap Penyidikan

olda Metro Jaya mengungkapkan insiden taksi tertemper KRL yang diduga memicu tabrakan antara KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek naik ke tahap penyidikan.
Kamis, 30 April 2026 - 19:08 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya mengungkapkan insiden taksi tertemper KRL yang diduga memicu tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin (27/4/2026) naik ke tahap penyidikan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menerangkan, saat ini perkara tersebut ditangani oleh Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Terkait tentang update perkara kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, ini ditangani dalam proses penyelidikan dan penyidikan, ditangani oleh Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Dan ini sudah naik tingkat penyidikan, tahap penyidikan,” kata Budi, di Monas, Kamis (30/4/2026).

Lebih lanjut, Budi mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, pengumpulan barang bukti, serta pendalaman CCTV.

“Kalau naik penyidikan itu, ini proses lidik sampai dengan proses sidik. Artinya kita juga masih melakukan pendalaman terkait tentang saksi-saksi ke mana arah pidananya dalam proses penanganan ini. Sehingga harus ada pendalaman,” jelas Budi.

Sementara itu, Budi mengatakan, saat ini Puslabfor Mabes Polri juga sudah turun tangan untuk melihat penyebab apakah ini karena sistem kelistrikan, apakah sinyal dari komunikasi yang terputus. 

“Nah, ini masih kita dalami karena memang kita melihat kejadian baru beberapa hari lalu,” ungkap Budi.

Untuk diketahui, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin buka suara soal insiden kecelakaan kereta api KA Argo Bromo Anggrek 4 rute Gambir - Surabaya Pasarturi dengan KRL, di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Kombes Komarudin menerangkan, pihaknya saat ini fokus mendalami soal kendaraan taksi Green SM yang tertemper KRL. Semetara itu, untuk kecelakaan kereta ditangani oleh KNKT.

“Kalau kita fokus dengan kendaraan di perlintasan sebidang ya. Kalau itu mungkin dari KNKT, ya nanti yang akan turun untuk masalah kereta api. Kita fokus di perlintasan sebidang, kejadian awal terjadinya kecelakaan antara kereta dengan taksi,” kata Komarudin, di Polda Metro Jaya, Kamis (30/4/2026).

Lebih lanjut, Komarudin mengungkapkan, dalam hal ini pihaknya juga telah menurunkan tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mendalami soal dugaan kelalaian hingga penyebab kecelakaan tersebut.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:19
01:18
05:01
01:45
01:05
01:11

Viral