news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dirut KAI Bobby Rasyidin berbicara pasca tragedi maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek.
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Buntut Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Dirut KAI Minta Maaf dan Siap Kooperatif dengan Investigasi KNKT

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin, secara resmi menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang terjadi di ...
Kamis, 30 April 2026 - 21:01 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAIBobby Rasyidin, secara resmi menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.

Pihak KAI menegaskan kesiapannya untuk mengikuti seluruh rangkaian investigasi guna mengungkap penyebab pasti insiden memilukan tersebut.

Dalam tinjauannya langsung ke lokasi, Bobby Rasyidin memantau jalannya proses evakuasi hingga uji coba simulasi lintasan pasca-kecelakaan.

Dirut KAI Bobby Rasyidin dan Menhub Dudy Purwagandhi menjajal KRL yang kembali beroperasi pasca tragedi maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Ia menekankan bahwa prioritas saat ini adalah pemulihan jalur dan transparansi mengenai penyebab kecelakaan.

"Kami tidak henti-hentinya meminta permohonan maaf yang sebesar-besarnya ke seluruh masyarakat, khususnya para pengguna jasa atas kejadian kemarin ini di wilayah Bekasi Timur yang menimbulkan korban dan tentunya gangguan perjalanan kereta," ujar Bobby Rasyidin saat meninjau lokasi kejadian.

Bobby menambahkan bahwa permohonan maaf tersebut ditujukan secara khusus kepada keluarga korban, para pelanggan, serta seluruh lapisan masyarakat yang terdampak, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Petugas memeriksa kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Sumber :
  • Antara

Terkait langkah hukum dan teknis ke depan, KAI berkomitmen untuk bersikap kooperatif dengan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Kita mendukung penuh investigasi yang sedang dan akan dilakukan oleh KNKT. Dan tentunya kita juga akan mematuhi serta mengikuti semua rekomendasi yang akan diberikan oleh KNKT," tegasnya.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dikabarkan berencana segera memanggil jajaran Kementerian Perhubungan serta pihak PT KAI untuk duduk bersama membahas kronologi serta evaluasi mendalam terkait kecelakaan di Bekasi Timur tersebut.

Hingga saat ini, operasional KRL Commuter Line di wilayah terkait masih mengalami pembatasan guna memastikan keamanan dan kelancaran proses investigasi lebih lanjut.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:19
01:18
05:01
01:45
01:05
01:11

Viral