news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo di May Day, Pengamat sebut Pesan yang Disampaikan Tepat dan Seimbang.
Sumber :
  • tvOnenews - Julio

Presiden Prabowo di May Day, Pengamat sebut Pesan yang Disampaikan Tepat dan Seimbang

3 regulasi ditandatangani, ratusan ribu buruh hadir, dan 1 pengamat menutup komentarnya "Kita tunggu saja." Itulah gambaran ringkas dari peringatan Hari Buruh
Jumat, 1 Mei 2026 - 17:04 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Tiga regulasi ditandatangani, ratusan ribu buruh hadir, dan satu pengamat menutup komentarnya dengan kalimat: "Kita tunggu saja." Itulah gambaran ringkas dari peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Lapangan Monas, Jakarta.

Lantas apa yang diumumkan?

Presiden Prabowo Subianto menjadikan May Day 2026 sebagai momentum penandatanganan tiga regulasi sekaligus. 

Pertama, Keppres Nomor 10 Tahun 2026 yang secara resmi membentuk Satuan Tugas Mitigasi PHK dan Kesejahteraan Buruh. 

Kedua, Perpres Nomor 27 Tahun 2026 yang memangkas potongan tarif aplikator ojek online menjadi maksimal 8 persen, mendongkrak pendapatan pengemudi ke angka minimal 92 persen. 

Ketiga, Perpres Nomor 25 Tahun 2026 tentang ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 untuk perlindungan awak kapal perikanan.

"Saya sudah mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang Pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja dan Kesejahteraan Buruh," ujar Prabowo di podium Monas, Jumat (1/5/2026).

Selain regulasi, Prabowo juga menjanjikan skema perumahan buruh dengan cicilan hingga 40 tahun dan akses kredit berbunga maksimal 5 persen per tahun melalui bank-bank pelat merah. 

"Saya sudah perintahkan, bank-bank milik Republik Indonesia, sebentar lagi kita akan kucurkan kredit untuk rakyat, maksimal lima persen satu tahun," tandasnya.

Apa yang menarik dari cara penyampaiannya?

Di tengah pidato yang sarat keberpihakan kepada buruh, Prabowo secara eksplisit meminta massa tidak menempatkan pengusaha sebagai musuh. 

"Jangan kita benci sama orang kaya," katanya, menyebut bahwa investasi adalah prasyarat lapangan kerja.

Pilihan pesan ini mencuri perhatian pengamat politik Hendri Satrio. Menurutnya, Presiden secara sadar memilih untuk tidak bermain di satu sisi saja.

"Presiden Prabowo dalam pidatonya berusaha untuk balance. Dia menyampaikan hak-hak buruh yang bagus-bagus, bahkan spesial untuk pengemudi ojek online, dia bicara juga tentang rumah untuk buruh. Di sisi yang lain dia mengatakan kita tidak boleh benci kepada pengusaha, kita tidak boleh benci sama orang kaya. Ini hal yang baik," kata Hendri.

Lalu, apa yang masih perlu dibuktikan?

Hendri Satrio tidak berhenti di pujian. Ia menunjuk satu variabel yang justru paling menentukan nilai sebuah pidato presiden dalam jangka panjang.

"Tantangannya satu, yaitu follow up-nya gimana. Bakal dilaksanakan atau tidak instruksi-instruksi presiden saat beliau menyampaikan pidato atau pesan komunikasinya. Kita tunggu saja," katanya. (aag) 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:19
00:56
01:17
00:47
01:51
01:23

Viral