news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM)..
Sumber :
  • Antara

Angkot Ngetem Bikin Macet Lembang, Dedi Mulyadi Tawarkan Jadi Sopir Mobil Sampah, Gaji Capai Rp4,2 Juta

Kebijakan ini ditawarkan sebagai bagian dari dukungan Pemprov Jabar dalam menata lalu lintas di area pasar dan destinasi wisata yang selama ini kerap padat.
Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:36 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengajukan skema baru untuk meningkatkan kesejahteraan sopir angkot sekaligus mengurangi kemacetan di kawasan Pasar Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Kebijakan ini ditawarkan sebagai bagian dari dukungan Pemprov Jabar dalam menata lalu lintas di area pasar dan destinasi wisata yang selama ini kerap padat.

Dalam rencana tersebut, para sopir angkot diajak beralih profesi menjadi tim kebersihan Pemprov Jabar. Mereka nantinya akan mengemudikan kendaraan pengangkut sampah berupa mobil bak terbuka yang disiapkan pemerintah.

Upah yang ditawarkan mencapai Rp4,2 juta per bulan, jauh di atas rata-rata penghasilan harian sopir angkot yang berkisar Rp50 ribu atau sekitar Rp1,5 juta per bulan setelah dikurangi setoran.

“Ini saya menawarkan, Pemprov kan mau beli banyak mobil bak terbuka yang fungsinya untuk ngangkutin sampah, misalnya dari Lembang ke Setiabudi (Kota Bandung), kan harus ada sopirnya. Nah sopirnya ada gaji tiap bulan Rp4,2 juta, mau nggak?,” kata Dedi Mulyadi, dikutip Sabtu (2/5/2026).

Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu menambahkan, langkah ini diambil karena jumlah angkot dinilai sudah melampaui kebutuhan penumpang. Akibatnya banyak angkot ngetem atau berhenti lama lama di pinggir jalan untuk menunggu penumpang yang berdampak pada kemacetan.

Selain persoalan lalu lintas, kondisi ekonomi para sopir juga menjadi pertimbangan. Dedi Mulyadi menyebut, penghasilan yang tidak tetap membuat banyak dari mereka kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tak hanya menawarkan peralihan pekerjaan, KDM juga akan menerapkan kebijakan pembatasan peremajaan armada angkot. Kendaraan yang sudah tua dan tidak layak akan dihentikan operasinya tanpa diganti unit baru.

Saat ini, proses pendataan sopir yang berminat mengikuti program tersebut mulai dilakukan. Dedi Mulyadi mengatakan, Pemprov tengah menyiapkan armada yang sesuai untuk menjangkau berbagai jalur, termasuk kawasan dengan akses sempit.

Program ini diharapkan mampu menjadi solusi ganda, yakni memperlancar arus lalu lintas di kawasan wisata Lembang sekaligus memberikan kepastian penghasilan yang lebih baik bagi para sopir angkot. (nba)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:19
00:56
01:17
00:47
01:51
01:23

Viral