- Tangkapan layar Instagram @dedimulyadi71 - ANTARA
Dedi Mulyadi Beri Puluhan Juta ke Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Tak Peduli Asal KTP: Walaupun Lintas Provinsi
Jakarta, tvOnenews.com - Langkah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan bantuan kepada keluarga korban kecelakaan kereta di Bekasi menarik perhatian publik. Ia menyiapkan santunan sebesar Rp50 juta bagi setiap korban meninggal dunia.
Bantuan tersebut diserahkan saat Dedi Mulyadi mengunjungi rumah duka salah satu korban, Nuryati, di Kemayoran, Jakarta Pusat
Nuryati merupakan korban tewas dalam peristiwa tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin (27/4/2026).
Dalam kunjungannya, gubernur yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen yang telah ia sampaikan sejak awal kejadian.
"Saya waktu itu ketika terjadi musibah menyampaikan akan membantu para korban dan akan memberikan santunan kepada korban yang meninggal dunia," ujar Dedi Mulyadi.
KDM mengaku awalnya mengira seluruh korban berasal dari wilayah Jawa Barat. Namun setelah diketahui ada korban dari daerah lain seperti Jawa Tengah dan Jakarta, ia tetap berpegang pada komitmennya untuk memberikan bantuan tanpa memandang asal daerah.
"Karena saya sudah berucap, saya kan tidak boleh untuk mengingkari terhadap apa yang saya ucapkan. Walaupun lintas provinsi, tetap kita temui. Kebetulan juga saya lagi ada kunjungan ke Kementerian UMKM, ya sudah aja mampir untuk menyampaikan doa," kata KDM.
Selain santunan untuk korban meninggal, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memastikan akan menanggung biaya pengobatan bagi para korban luka yang masih menjalani perawatan.
"Pemerintah Provinsi Jawa Barat, satu, menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit pada semua korban yang dirawat. Yang kedua, akan memberikan santunan kepada yang meninggal masing-masing 50 juta rupiah," tegas Dedi Mulyadi.
Kebijakan ini menjadi bagian dari respons pemerintah daerah dalam membantu meringankan beban para korban serta keluarga yang terdampak insiden tersebut. (nba)