- Taufik Hidayat/tvOnenews.com
Dedi Mulyadi Semprot Ormas yang Jaga Pintu Perlintasan Kereta Api: Gak Penting, Itu Kewajiban Negara
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi semprot organisasi masyarakat (ormas) yang masih berjaga di pintuk sementara perlintasan kereta api di Jalan Ampera kawasan Bekasi Timur.
Diketahui, sebuah video beredar menunjukkan pintu perlintasan kereta api yang dijaga oleh warga.
Dalam video tersebut netizen pun lantas menanyakan soal keseriusan pemerintah daerah hingga pemangku kepentingan.
Apalagi perlintasan itu menjadi indikator tragedi maut tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line yang menewaskan 16 orang dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.
Dalam video yang viral, palang pintu sementara itu masih banyak dijaga oleh warga dan juga ormas.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) dalam akun Instagramnya ikut angkat bicara.
"Ini masih ada pintu perlintasan kereta api yang kemarin terjadi musibah masih dijagain sama orang, apakah itu ormas atau masyarakat setempat bagi saya itu tidak penting," ujar Dedi Mulyadi.
Melihat video yang beredar, KDM mengaku langsung menindaklanjuti kabar viral mengenai perlintasan sebidang yang dikuasai oleh ormas tersebut.
KDM mengatakan telah menghubungi Pemda maupun Forkopimda Bekasi untuk mengambil langkah penjagaan pintu palang sementara itu.
"Saya telepon Wali Kota Bekasi tapi belum nyambung, saya telepon salah satu Forkopimda Kota Bekasi dan beliau akan meluncur ke lokasi untuk mengambil langkah-langkah," ungkap Dedi.
"Karena saya lihat pintu lintasannya itu masih manual diangkat dan ditutupnya oleh orang," sambungnya.
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa uruzan pintu perlintasan kereta api adalab kewajiban negara.
"Urusan palang pintu kereta api, penjagaan perlintasan adalah kewajiban negara bukan kewajiban orang, ormas atau masyarakat," pungkasnya.
Ikut Peringati Hari Buruh
Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 pada Jumat, 1 Mei 2026, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan pesan mendalam untuk para buruh.
Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM itu juga turut mengucapkan selamat hari buruh.
KDM berharap agar para buruh dan pemerintah dapat berkolaborasi baik.
"Semoga kita bisa bergandengan tangan terus mewujudkan iklim investasi yang semakin baik," ujar Dedi Mulyadi di akun Instagramnya.