news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait..
Sumber :
  • Antara

Maruarar Sirait Beberkan Alasan Utama 2 Dirjen Kementerian PKP Mundur

Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) beberkan alasan utama dua pejabat Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mundur dari jabatannya belum lama ini. 
Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) beberkan alasan utama dua pejabat Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mundur dari jabatannya belum lama ini. 

Mereka adalah Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Azis Andriansyah dan Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Imran.

Kata Ara, Azis mundur karena berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tidak boleh rangkap jabatan. Sebelumnya diketahui Azid merupakan anggota kepolisian. Sedangkan Imran belum diketahui pasti alasan kemundurannya.

"Nggak ada masalah, mereka bagus kan. Aturan dari MenPAN-RB kan memang tidak boleh dari kepolisian kan. Jadi mereka dikembalikan kepada instansinya aja. Karena aturannya begitu. Dikembalikan kepada kepolisian empat orang," ungkap Ara saat ditemui di Jakarta Selatan pada Rabu (29/4/2026).

Sebagai penggantinya Kementerian PKP telah menunjuk Roberia sebagai Plt Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko.

"Kalau soal ditunjuk saya mungkin perlu bertanya juga ke Pak Menteri langsung, atau mungkin ada yang bisa menjawab. Saya sendiri juga heran," ucap Roberia di lokasi yang sama.

Roberia mengungkapkan baru menjabat sebagai Plt Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko sejak Senin (27/04/2026). Ia diberi amanat untuk memastikan program perumahan sesuai dengan tujuan dan mencegah terjadinya penyimpangan, seperti korupsi di lingkungan kementerian.

"Memastikan Program 3 Juta Rumah yang menjadi asta cita Pak Presiden tata kelolanya benar-benar efisien dan korupsi dicegah," jelasnya.

Dilansir dari situs resmi Kementerian PKP, mantan Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan M. Imran sempat menjabat di berbagai posisi strategis di Kementerian Dalam Negeri. Pria kelahiran Aceh 1973 ini juga sempat dipercaya sebagai Wali Kota Lhokseumawe serta pernah menjadi Bupati Subang.

Imran menamatkan pendidikannya di Institut Ilmu Pemerintahan, Universitas Padjajaran dan La Trobe University di Australia.

Sementara itu, mantan Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Azis Andriansyah pernah menduduki berbagai jabatan strategis di kepolisian, seperti Kapolres di sejumlah wilayah, pejabat di Mabes Polkri, hingga menjadi Asisten Staf Khusus Presiden.

Pria kelahiran Semarang 1977 ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1998 dan menempuh pendidikan kepolisian hingga Sespimti serta pendidikan akademik hingga jenjang S3. (aag)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:19
00:56
01:17
00:47
01:51
01:23

Viral