- Istimewa
Mendorong Pemberdayaan Perempuan, Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia
“Kami berharap ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk terus maju, berani mencoba hal baru, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan ekonomi nasional,” tambah Selfie.
Mandalika Kartini Race 2026 juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem motorsport yang inklusif melalui program Women in Motorsport yang diinisiasi oleh Ikatan Motor Indonesia.
Program ini dijalankan melalui Komisi Women in Motorsport (WIM) yang dipimpin oleh Alexandra Asmasoebrata untuk periode 2025–2030 dengan fokus pada regenerasi pembalap perempuan, pemberian apresiasi, serta edukasi melalui inisiatif seperti Girls on Track.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association, Priandhi Satria, menegaskan bahwa ajang ini merupakan wujud komitmen dalam mendorong kesetaraan dan membuka peluang lebih luas bagi perempuan di dunia balap.
“Kami melihat potensi besar dari para pembalap perempuan Indonesia baik yang telah berpengalaman maupun generasi muda. Melalui ajang ini, kami ingin menciptakan ruang kolaborasi, pembinaan, dan inspirasi agar semakin banyak talenta perempuan yang mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” ujarnya.
Selain itu, ajang ini juga menjadi sarana strategis dalam mempromosikan pariwisata Indonesia melalui eksposur global yang dihasilkan dari aktivitas motorsport di Mandalika.
Sejumlah pembalap perempuan terbaik Indonesia turut ambil bagian dalam ajang ini di antaranya Alexandra Asmasoebrata, Clio Tjonadi, Alinka Hardianti, Ine Rosdiana, Belove Athaya, Audya, Anjani Harjo, Vivit Fariana, serta Patricia Revalina Purnomo.
Dengan semangat inklusivitas dan pemberdayaan, Mandalika Kartini Race 2026 diharapkan menjadi katalis lahirnya generasi baru pembalap perempuan Indonesia yang mampu bersaing di panggung dunia sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah ajang motorsport berkelas internasional.