- istimewa
Dokter Richard Lee Buka Suara soal Sertifikat Mualafnya Dicabut Hanny Kristianto: Keyakinan Adalah Perjalanan Pribadi, Bukan Sekadar Dokumen
Jakarta, tvOnenews.com - Dokter Richard Lee buka suara soal sertifikat mualafnya dicabut Hanny Kristianto. Sontak pemberitaan ini menjadi viral di media massa dan media sosial.
Adapun Dokter Richard Lee menyatakan diri sebagai mualaf pada 5 Maret 2025 lalu.
Terkait pencabutan sertifikat mualafnya, Dokter Richard Lee akhirnya merespons lewat Instagram pribadinya @dr.richard_lee lewat adminnya pada Minggu (3/5/2026).
Respons ini disampaikan lewat admin lantaran Dokter Richard Lee masih ditahan di Rutan Polda Metro Jaya sejak 6 Maret 2026 lalu.
Dalam Instagram-nya, pihak Dokter Richard Lee mengunggah tangkapan layar sebuah berita berjudul “Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee”.
Pihaknya lantas menuliskan respons di caption unggahan tersebut:
“Kami menghargai setiap proses dan keputusan yang ada. Bagi kami, keyakinan adalah perjalanan pribadi antara manusia dan Tuhan, bukan sekadar label atau dokumen,” tulisnya dikutip Senin (4/5/2026).
“Dokter Richard Lee tetap fokus menjalani hidup dengan nilai yang baik, berbuat yang terbaik untuk orang lain dan terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik,” sambungnya.
Caption tersebut ditutup dengan ucapan terima kasih dan tertanda admin.
“Terima kasih untuk semua yang tetap mendukung dengan bijak. By Admin,” tutupnya.
Di sisi lain, Hanny Kristianto mencabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena berbagai alasan di salah satu tayangan YouTube Reyben Entertainment.
Salah satu alasannya, yakni menurutnya KTP Dokter Richard Lee masih beragama Katolik.
“Saya tidak mau sertifikat (mualaf) yang dikeluarkan itu tidak digunakan. Faktanya sampai hari ini di KTP-nya masih beragama Katolik,” kata Hanny Kristianto.
Alasan lainnya, yakni dia mendengar bahwa sertifikat tersebut akan menjadi barang bukti persidangan dalam perselisihannya dengan Dokter Detektif (Doktif). (nsi)