- istimewa - PLN
Geopolitik Dunia Memanas, Batubara Jadi Penyangga Listrik RI di Tengah Lonjakan Harga Energi
Menurut Ridwan, kondisi tersebut turut membantu menahan tekanan inflasi serta menjaga daya beli masyarakat.
“Biaya listrik bisa lebih stabil, sehingga dampaknya terhadap inflasi dan daya beli masyarakat dapat diminimalkan,” ujarnya.
Ketergantungan Impor Migas Masih Jadi Tantangan
Meski unggul dalam sektor batubara, Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam sektor minyak dan gas (migas). Kebutuhan domestik yang tinggi membuat Indonesia masih bergantung pada impor.
Ridwan menekankan bahwa ketergantungan terhadap energi impor menyimpan risiko besar, terutama saat terjadi krisis global.
“Krisis energi akibat konflik geopolitik menunjukkan bahwa ketergantungan impor memiliki risiko tinggi,” katanya.
Dorongan Tingkatkan Produksi Dalam Negeri
Untuk mengurangi risiko tersebut, peningkatan produksi minyak dan gas dalam negeri menjadi agenda penting yang harus segera dilakukan.
Langkah ini dinilai akan memberikan sejumlah manfaat strategis:
-
Mengurangi ketergantungan impor energi
-
Memperkuat neraca energi nasional
-
Meningkatkan ketahanan terhadap fluktuasi harga global
Dengan peningkatan produksi domestik, Indonesia diharapkan mampu menjaga stabilitas energi secara berkelanjutan.
Strategi Energi Harus Seimbang
Ke depan, strategi energi nasional perlu mengedepankan keseimbangan yang realistis antara pemanfaatan sumber daya yang ada dan pengembangan energi baru.
Ridwan menegaskan pentingnya pendekatan bertahap dalam transisi energi.
Strategi tersebut mencakup:
-
Optimalisasi batubara sebagai penopang listrik nasional
-
Peningkatan produksi minyak dan gas
-
Pengembangan energi baru dan terbarukan secara bertahap
Pendekatan ini dinilai sebagai langkah paling rasional dalam menjaga ketahanan energi di tengah dinamika global.
Peluang Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Dengan kombinasi kekuatan sumber daya domestik dan strategi yang tepat, Indonesia memiliki peluang besar untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga memperkuat posisi dalam peta energi global.
Ketahanan energi yang solid menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik dunia yang terus berkembang. (nsp)