- Antara
KDM Bakal Kirim Pelajar Pelaku Kerusuhan di Dago ke Barak Militer, Dedi Mulyadi: Kita Lihat Aspek KUHP-nya
Jabar, tvOnenews.com - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bakal mengirim pelajar pelaku kerusuhan di Dago ke barak militer. Kemudian, ia berharap para pelajar bisa mengerti arah bangsa.
Selain itu, Dedi Mulyadi merespons keterlibatan pelajar di bawah umur dalam peristiwa kerusuhan di kawasan Dago, Bandung. Pihaknya akan membuka dua opsi penanganan.
Bahkan selain proses hukum, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga membuka opsi pembinaan karakter melalui program pendidikan berbasis kedisiplinan ala barak militer. Terdapat tujuan dari pendekatan ini.
Salah satunya adalah untuk menanamkan pemahaman kebangsaan dan kedisiplinan bagi para pelaku yang masih berstatus pelajar aktif serta juga agar para generasi muda lebih memahami arah masa depan bangsa.
"Nanti bisa juga diarahkan mereka (pelaku kerusuhan) untuk mengikuti program pendidikan barak militer supaya mereka mengerti arah bangsa ini kemana dan apa yang harus dilakukan," beber KDM.
Rencananya, para pelaku yang memenuhi syarat pembinaan dapat diikutsertakan dalam gelombang pendidikan bulan Juni mendatang. Kini tercatat ada sekitar 250 peserta, termasuk para Ketua OSIS yang dijadwalkan mengikuti program tersebut.
Meskipun mengedepankan pembinaan, Dedi menegaskan bahwa aspek hukum tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku. Terutama karena adanya keterlibatan anak di bawah umur dalam aksi tersebut.
"Kita lihat aspek hukumnya. Di dalamnya kan ada pembinaan, kita lihat aspek KUHP-nya, berarti pidana anak di bawah umur," bebernya.
Kericuhan di Dago terjadi pada Jumat (1/5/2026). Meskipun bertepatan dengan Hari Buruh, menurut Dedi, aksi kerusuhan tersebut bukan bagian dari peringatan Hari Buruh (May Day) karena dilakukan tanpa prosedur pemberitahuan maupun penyampaian pendapat (orasi).
"Bukan kasus May Day. Karena May Day berjalan dengan aman dan tertib, kemudian mereka tiba-tiba datang tanpa pemberitahuan, tanpa orasi. Artinya sudah diniatkan untuk membuat rusuh," tegas Dedi.
Terkait dengan kerusuhan di Dago, Dedi Mulyadi tegas akan mengirim pelajar yang terlibat ke barak militer. Hal ini ditujukan sebagai pembinaan agar mereka bisa mengerti arah bangsa. (aag)