news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ribuan Warga Kabupaten Bogor Geruduk Kantor Pemkab Bogor Tagih Janji Dedi Mulyadi.
Sumber :
  • Tangkapan Layar Instagram @bogorplusid

Tagih Janji Dedi Mulyadi, Ribuan Warga Geruduk Kantor Pemkab Bogor Minta KDM Buka Tambang yang Ditutup

Penutupan tambang yang dilakukan Dedi Mulyadi di wilayah Kecamatan Cigudeg, Rumpin dan Parungpanjang Kabupaten Bogor pada 25 September 2025, berbuntut panjang.
Selasa, 5 Mei 2026 - 11:00 WIB
Reporter:
Editor :

Bogor, tvOnenews.com - Ribuan warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor menagih janji Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait kompensasi pasca penutupan kawasan tambang tempat mata pencaharian mereka.

Penutupan tambang yang dilakukan Dedi Mulyadi di wilayah Kecamatan Cigudeg, Rumpin dan Parungpanjang Kabupaten Bogor pada 25 September 2025 lalu, berbuntut panjang.

Kantor Pemerintah Kabupaten Bogor di Cibinong menjadi sasaran aksi unjuk rasa ribuan massa dari tiga kecamatan tersebut Senin (4/5/2026) kemarin.

Dalam aksinya, massa menyampaikan tuntutan kepada Kang Dedi Mulyadi alias KDM. Mereka menyampaikan sejumlah tun­tutan mulai dari pembayaran dana kompensasi yang dijanjikan, pembukaan kembali tambang dan pembangunan jalur khusus tambang. 

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Massa tiba di Kantor Pemkab Bogor, sekitar pukul 10.00 dengan menumpang puluhan truk yang biasa mengangkut hasil tambang. 

Koordinator lapangan aksi unjuk rasa Asep Fadlan mengatakan, penutupan tambang di tiga kecamatan itu telah memberikan dampak ekonomi yang buruk bagi masyarakat setempat. Karena selama ini, ribuan masyarakat sudah menggantungkan mata pencahariannya dari pertambangan tersebut. 

“Tiga kecamatan Cigudeg, Parungpanjang dan Rumpin sudah terjadi darurat sosial ekonomi akibat penutupan tambang,” katanya.

Menurut Asep Fadlan, penutupan ini telah memicu berbagai persoalan seperti banyaknya aksi curanmor, pinjaman online (pinjol), putus sekolah hingga meningkatnya angka perceraian. 

Atas dasar itu, ia dan warga lainnya meminta Gubernur Jawa Barat membuka kembali usaha tambang, terutama yang sudah mengantongi perizinan atau legalitas yang lengkap. Massa juga mendesak agar pembangunan jalur khusus tambang dipercepat. 

Tidak hanya itu, mereka mendesak Gubernur Dedi Mulyadi memenuhi janjinya yang akan memberikan bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat terdampak penutupan sebagai dana kompensasi. 

“Kami meminta agar Bupati, Wakil Bupati dan DPRD menyampaikan tuntutan kami ini ke Gubernur Dedi Mulyadi,” ujarnya. 

Bupati Bogor Memohon kepada Dedi Mulyadi

Bupati Bogor Rudy Susmanto memohon kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar membuka kembali tambang yang telah ditutup
Sumber :
  • Tangkapan Layar Instagram @bogorplusid

Bupati Bogor Rudy Susmanto pun mendatangi ribuan warga yang menggelar aksi damai tersebut.

Rudy menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor berdiri bersama masyarakatnya dalam memperjuangkan nasib mereka. 

Ia mendorong Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), untuk meninjau kembali kebijakan penutupan tambang yang telah berlangsung selama kurang lebih tujuh bulan sejak tahun lalu.

"Hari ini di hadapan umum, di hadapan publik, kami meminta kebijakan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bantu masyarakat Bogor, buka kembali tambang yang berizin," ujar Rudy Susmanto.

Rudy meminta KDM mendengar aspirasi masyarakat terdampak penutupan tambang di wilayaha Kabupaten Bogor bagian barat tersebut.

"Pak gubernur tolong kami. Puluhan ribu masyarakat kami hari ini, bergantung terhadap tambang, khususnya yang berada di wilayah barat," katanya dalam orasinya di hadapan ribuan pengunjuk rasa.

Pasalnya, kata Rudy ada ribuan warga yang menggantungkan hidup kepada tambang untuk menghidupi dan menyekolahkan anak mereka.

"Sekali lagi kami siap diatur. Kami siap mengikuti aturan. Pemerintah Kabupaten Bogor pun tahun ini, bukti keseriusan kami terhadap lingkungan, terhadap para pelaku tambang yang ada di wilayah barat, kami anggarkan pembebasan lahan khusus untuk jalur angkutan tambang," tuturnya.

Ia memohon kepada KDM untuk segera memberi kepastian untuk tambang yang telah ditutup sekitar 7 bulan tersebut. (muu)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:50
04:42
00:59
01:38
05:04
01:10

Viral