- Antara
Sekjen PBB Harapkan Implementasi Gencatan Senjata Ukraina-Rusia
Jakarta, tvOnenews.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (5/5) menyambut baik pengumuman gencatan senjata yang disampaikan oleh Ukraina dan Rusia.
"Kami menyambut baik gencatan senjata sepihak yang diumumkan oleh Ukraina, yang akan dimulai pada malam tanggal 5 hingga 6 Mei, serta gencatan senjata oleh Federasi Rusia, yang akan berlangsung pada tanggal 8 dan 9 Mei,” kata juru bicara PBB Stephane Dujarric mengutip Antara pada Rabu.
Dujarric menyampaikan harapan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres agar gencatan senjata tersebut berhasil dilaksanakan.
“Sekretaris Jenderal menegaskan kembali seruannya untuk gencatan senjata penuh, segera, tanpa syarat, dan berkelanjutan, yang mengarah pada perdamaian yang adil, menyeluruh, dan berkelanjutan, sesuai dengan Piagam PBB, hukum internasional, dan resolusi PBB yang relevan,” ujarnya.
Pada Senin (4/5), Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan gencatan senjata pada 8 dan 9 Mei "untuk menghormati perayaan kemenangan rakyat Soviet dalam Perang Patriotik Besar."
Dalam sebuah pernyataan di Telegram, kementerian tersebut mengatakan Moskow akan melakukan semua yang diperlukan untuk memastikan keamanan selama perayaan berlangsung.
Rusia memperingatkan akan adanya serangan rudal balasan “besar-besaran” jika perayaan tersebut diganggu.
Setelah pengumuman itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan gencatan senjata dengan Rusia mulai tengah malam di Kiev, dengan mengatakan “nyawa manusia jauh lebih berharga daripada perayaan apa pun”.
Ia menambahkan bahwa tidak ada permintaan resmi yang diajukan kepada Ukraina mengenai “penghentian permusuhan” yang diumumkan oleh Moskow selama perayaan Hari Kemenangan di Rusia.(ant/ree)