news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Warga Jakarta Pulang Mudik.
Sumber :
  • tim tvOnenews/Muhammad Bagas

Fenomena Baru, Warga ke Luar Jakarta Meningkat Dibanding Pendatang Pasca Lebaran 2026

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi DKI Jakarta mengaku adanya fenomena baru terkait urbanisasi pasca Lebaran 2026.
Rabu, 6 Mei 2026 - 20:37 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi DKI Jakarta mengaku adanya fenomena baru terkait urbanisasi pasca Lebaran 2026.

Dukcapil mengungkap fenomena tersebut berupa meningkatnya jumlah warga yang pindah ke luar Jakarta dibanding pendatang pasca Lebaran 2026.

Kepala Dinas Dukcapil Provinsi DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, mengatakan jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan jumlah pendatang baru ke Jakarta.

Berdasarkan catatan Dukcapil DKI Jakarta, jumlah pendatang baru pasca Lebaran atau periode 25 Maret hingga 30 April 2026 sebanyak 12.766 jiwa.

“Data tersebut sesuai dengan prediksi sebagaimana yang telah disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung,” ungkap Denny, Rabu (6/5/2026).

Menurut Denny, jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun 2021 hingga 2023 jumlah pendatang pasca lebaran di atas 20.0000 lebih jiwa. Jumlah ini menurun pada tahun 2024 dan 2025 yaitu sejumlah 16.0000 lebih jiwa,” jelasnya.

Di sisi lain, jumlah warga yang pindah ke luar Jakarta mencapai 22.617 jiwa. Jumlah ini hampir dua kali lipat dari jumlah pendatang baru.

Denny menyebut kondisi itu terjadi salah satunya karena masih banyaknya warga yang tidak mengganti domisili pada Kartu Tanda Penduduk (KTP), meskipun sudah tinggal di luar Jakarta.

“Banyak warga yang sudah bertahun-tahun tinggal di wilayah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, namun masih menggunakan KTP-el Jakarta,” jelas Denny.

Sehingga ketika didata lebih lanjut oleh Dukcapil melalui Program Penataan dan Penertiban Dokumen Kependudukan Sesuai

Domisili, jumlahnya mengalami peningkatan.

“Melalui program ini, mereka melakukan penyesuaian administrasi kependudukan agar sesuai dengan domisili sebenarnya,” pungkas Denny.(saa/raa)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:17
01:53
05:06
05:41
00:54
07:47

Viral