news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Petugas haji menggunakan aplikasi Kawal Haji melalui ponsel di Kantor Daker Makkah, Makkah, Arab Saudi..
Sumber :
  • Antara

Kemenhaj Dorong Jamaah Manfaatkan Aplikasi Kawal Haji untuk Layanan Cepat dan Transparan

Guna menjamin kenyamanan jamaah haji Indonesia selama berada di Makkah dan Madinah, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) kini mengedepankan pemanfaatan teknologi digital. 
Kamis, 7 Mei 2026 - 02:45 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Guna menjamin kenyamanan jamaah haji Indonesia selama berada di Makkah dan Madinah, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) kini mengedepankan pemanfaatan teknologi digital. 

Jamaah yang menghadapi kendala atau membutuhkan layanan khusus diimbau untuk tidak ragu menggunakan aplikasi Kawal Haji sebagai kanal resmi pengaduan.

Juru Bicara Kemenhaj, Suci Annisa, menegaskan bahwa aplikasi ini dirancang untuk menciptakan sistem pelayanan yang lebih terbuka dan cepat tanggap.

“Aplikasi Kawal Haji menjadi instrumen penting dalam memastikan layanan yang responsif, transparan, dan akuntabel. Kami mengajak jamaah dan keluarga untuk aktif memanfaatkannya,” kata Suci di Jakarta, Rabu (6/5).

Kawal Haji mengadopsi sistem crowdsourcing, yang memungkinkan setiap laporan dari jamaah maupun petugas dapat langsung terlihat secara real-time tanpa melalui proses penyaringan admin. 

Hal ini menjamin komunikasi dua arah yang efektif untuk menangani berbagai masalah, mulai dari akomodasi, transportasi, katering, hingga informasi mengenai jamaah atau barang yang hilang.

Selain mengenai layanan teknis, Kemenhaj juga memberikan perhatian serius pada kondisi cuaca di Tanah Suci yang saat ini cukup ekstrem, dengan suhu berkisar antara 37 hingga 39 derajat Celsius. Jamaah diminta untuk lebih waspada terhadap kesehatan fisik mereka.

“Kami mengingatkan jamaah untuk mengatur aktivitas sesuai kemampuan, cukup istirahat, dan menjaga asupan cairan. Jangan ragu melapor kepada petugas kesehatan jika mengalami keluhan,” imbau Suci.

Kemenhaj turut menitipkan pesan kepada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) agar senantiasa bersinergi dengan petugas resmi di lapangan demi ketertiban bersama. 

“Kolaborasi dan kepatuhan seluruh pihak menjadi kunci utama kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini,” ujarnya.

Hingga hari ke-16 pelaksanaan haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, mobilitas jamaah dari Indonesia menuju Arab Saudi terpantau sangat masif. 

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 97.139 jamaah yang terbagi dalam 250 kelompok terbang (kloter) telah berangkat dari tanah air.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 239 kloter atau 92.739 jamaah sudah mendarat di Madinah. 

Sementara itu, proses pergeseran jamaah menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib juga terus dilakukan, di mana saat ini tercatat sudah ada 34.244 jamaah yang tiba di kota suci tersebut. (ant/dpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:17
01:53
05:06
05:41
00:54
07:47

Viral